PWI Lamongan Kecam Aksi Kekerasan Wartawan di Jember

PWI Lamongan Kecam Aksi Kekerasan Wartawan di Jember PWI Lamongan saat rapat dan mengecam aksi kekerasan terhadap wartawan.

Karena itu, secara resmi mengecam aksi brutal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, saat terjadinya keributan dalam pertandingan Persid Jember vs PS Sindo Dharaka. Ia meminta kepolisian setempat untuk mengusut tuntas kasus kekerasan ini, agar ke depan tidak ada lagi aksi serupa.

"Usut tuntas kasus kekerasan ini, siapapun pelaku kekerasan harus dihukum tanpa pandang bulu," ucap Febri mewakili wartawan Lamongan yang tergabung di PWI.

Sekadar diketahui, aksi kekerasan terhadap Oryza Ardiansyah Wirawan wartawan media online Jawa Timur di wilayah Jember terjadi saat yang bersangkutan tengah melakukan peliputan kerusuhan pertandingan Liga 3 yang mempertemukan Persid Jember vs PS Sindo Dharaka Jember Sport Garden (JSG), Rabu sore (4/7).

Saat kerusuhan antar pemain itu, Oryza berusaha mengabadikan momen itu dengan menggunakan kamera handphone. Saat merekam itulah, Oryza malah terkena bogem oknum pemain PS Sindo Dharaka yang sebelumnya mengejar wasit karena protes atas kepimpinan yang dianggap memihak tuan rumah. Tidak hanya pemain, kabarnya PS Sindo Dharaka, kabarnya oknum TNI juga terlibat dalam penganiayaan tersebut. 

Atas peristiwa ini, Oryza dilarikan ke Puskesmas Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates untuk mendapatkan perawatan. Saat ini kasus tersebut ditangani Polres dan Denpom Jember. (qom/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO