PSU di TPS 49 Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes Kota Surabaya. foto: DIDI R/ BANGSAONLINE
Pertimbangan lainnya, hasil penghitungan cepat KPU mengacu pada data C1 yang dilaporkan melalui scaner, pasangan Khofifah-Emil mendapatkan sebanyak 53,62 persen suara dan pasangan Gus Ipul-Puti mendapat 46,38 persen suara.
“Data C1 yang masuk ke KPU itu sudah mencapai 96,91 persen atau berasal dari 65.551 TPS dari total TPS di Jatim sebanyak 67.644 TPS,” jelas Arbayanto.
Sementara PSU di TPS 08 Desa kepanjen Lor Kecamatan Kepanjem Kidul Kota Blitar, lanjut Anam, dihadiri sebanyak 221 pemilih dari total pemilih yang ada di DPT sebanyak 353 orang.
“Paslon nomor 1 mendapat 80 suara dan Paslon nomor 2 mendapat 133 suara. Sebanyak 8 suara dinyatakan tidak sah,” ungkapnya.
Kemudian di TPS 04 Desa Susuhbango, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, tambah Choirul Anam pemilih yang hadir sebanyak 350 orang dari DPT sebanyak 471 orang dan DPtb sebanyak 6 orang sehingga totalnya menjadi 477 pemilih.
“Paslon nomor 1 mendapat 238 suara dan Paslon nomor 2 mendapat 104 suara. Suara sah berjumlah 342 suara dan suara tidak sah sebanyak 8 suara, serta pemilih yang tak hadir sebanyak 127 pemilih,” kata Choirul Anam.
Terpisah, Komisioner Divisi Hukum dan Penindakan Bawaslu Jatim Totok Haryono menilai minimnya pelanggaran pelaksanaan Pilkada serentak 2018 merupakan bukti bahwa penyelenggara Pilkada serentak berjalan sukses dan aman.
“Hanya ada 5 PSU yakni 3 PSU di tiga TPS untuk Pilgub Jatim di Surabaya, Blitar dan Kediri. Kemudian 2 PSU di dua TPS yakni untuk Pilkada di Kabupaten Jombang dan Pilkada Kabupaten Bangkalan. Ini prestasi penyelenggara yang patut diapresiasi,” pungkas Totok Haryono. (mdr/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




