Jumat, 20 Juli 2018 21:45

Geliatkan Pariwisata, Desa Randuboto Gresik Launching 'Kapal Pesiar'

Jumat, 22 Juni 2018 20:13 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Geliatkan Pariwisata, Desa Randuboto Gresik Launching
'Kapal Pesiar' yang siap membawa anda menyusuri sungai Bengawan Solo.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Desa Randuboto Kecamatan Sidayu melaunching 'Kapal Pesiar' untuk menyusuri sungai Bengawan Solo yang melintasi desa setempat, Jumat (22/6/2018).

Launching ini dihadiri Wabup Gresik Moh. Qosim, Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Jazilul Fawaid SQ, Kades Randuboto Andhi Sulandra, dan sejumlah pejabat Pemkab Gresik. Meski bukan kapal pesiar dalam arti yang sebenarnya alias hanya kapal wisata, namun acara ini cukup menyedot perhatian besar masyarakat Randuboto dan sekitar.

Dalam sambutannya, Moh Qosim menyatakan bahwa launching kapal ini merupakan bagian upaya untuk menggeliatkan obyek wisata. 

"Saat ini sejumlah daerah, sejumlah negara yang kandungan kekayaan alamnya seperti minyak dan gas bumi habis, saat ini beramai-ramai beralih menggeliatkan objek wisata untuk sumber pendapatan. Termasuk Kabupaten Gresik, saat ini juga tengah konsen menggeliatkan obyek wisata untuk sumber pendapatan, baik Pendapatan Asli Daerah (PAD), maupun pendapatan desa," katanya.

Karena itu, Wabup mengaku mendukung penuh upaya Desa Randuboto untuk menggeliatkan pariwisata.

Dalam kesempatan itu, wabup juga meminta masyarakat membantu komunitas Save Our River Bengawan Solo dalam menjaga sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut. "Saya juga minta dijaga hutan mangrovenya," pintanya.

Sementara untuk bisa menyusuri sungai Bengawan Solo menggunakan 'Kapal Pesiar' ini, anda tak perlu merogoh kocek. Kades Randuboto Andhi Sulandra mengatakan pengunjung cukup membawa sampah plastik seberat 2,5 Kilogram yang kemudian bisa ditukar dengan satu tiket seharga Rp 10.000. Menurutnya, langkah ini merupakan salah satu bentuk untuk mengampanyekan kebersihan lingkungan.

Andhi mengungkapkan jika kapal tersebut dikonsep mirip dengan kapal pesiar sesungguhnya dengan berbagai fasilitas. "Di dalam kapal tersebut terdapat jaket keselamatan, sound sistem, pemandu wisata, televise, serta toilet," jelasnya.

Andhi menjelaskan, wisata ini juga merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan potensi wisata desa ke masyarakat luas. Melalui wisata susur sungai, pengunjung dapat menikmati keasrian alam lingkungan sungai terpanjang di pulau Jawa itu. "Bahkan, pengunjung dapat menghabiskan waktu untuk memancing," ujarnya.

Ke depan, tambah Andhi, wisata susur sungai ini akan terintegrasi dengan wisata lain yang terdapat di Desa Randuboto. Wisata tersebut adalah hutan bakau (Mangrove) dan wisata kuliner olahan ikan. Andhi percaya, wisata ini bisa membawa dampak positif bagi masyarakat.

"Secara tidak langsung masyarakat desa akan berdaya dengan menawarkan berbagai produk unggulan desa hasil pengolahan ikan nelayan," pungkasnya. (hud/rev)

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 18 Juli 2018 16:49 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo* KABAR pating semliwer memenuhi angkasa dan terhelat dalam belantara bumi nusantara. Para petinggi dan penglamun kekuasaan sedang merancang skenario untuk dapat bertahan, tidak hendak beringsut, tak rela bergeser, apalagi l...
Selasa, 03 Juli 2018 04:36 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Fa-idzaa jaa-a wa’du uulaahumaa ba’atsnaa ‘alaykum ‘ibaadan lanaa ulii ba'sin syadiidin fajaasuu khilaala alddiyaari wakaana wa’dan maf’uulaan (5).Teks ayat kaji ini jelas sekali, beta...
Jumat, 20 Juli 2018 09:30 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 16 Juli 2018 20:00 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Kelapa yang berada di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban terus berbenah. Beberapa fasilitas penunjang di kawasan obyek wisata pantai tersebut dirombak dan ditambah guna meningkatkan day...