Pakde Karwo bersama Bude Karwo saat bersalaman dengan Kapolda Jatim bersama istri.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hari pertama masuk kerja ASN Pemprov Jatim diawali dengan kegiatan Halalbihalal (Halbi) oleh Gubernur Jatim Soekarwo beserta Dra. Hj. Nina Soekarwo, M.Si, Kamis (21/6) pagi. Halbi dalam rangka Idul Fitri 1439 H-2018 M itu digelar di Halaman Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan No. 110 Surabaya
Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jatim harus fokus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan pelayanan publik yang prima. Apalagi tahun ini dan mendatang merupakan tahun politik di mana akan ada pilkada serentak, pemilihan presiden, dan legislatif.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Genjot Produktivitas Tebu, Khofifah Pimpin Tanam Perdana Bongkar Ratoon di Kediri
"ASN harus mempergiat kerjanya untuk peningkatan pelayanan publik guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Saat menjadi ASN harus bisa melayani, mengabdi, atau kadang-kadang mengajari masyarakat. Semua ini dilakukan untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Pakde Karwo menjawab pertanyaan wartawan seusai Halbi.
Pakde Karwo mengimbau dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, ASN harus tetap mempertahankan integritas. Sebab, integritas menentukan kualitas pelayanan publik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kita akan melakukan evaluasi mana yang saat ini menjadi hambatan. Permasalahan yang paling berat adalah integritas, bukan di sistem IT dalam pelayanan publik," ungkapnya.
Menurutnya, untuk urusan pungli di Jatim relatif selesai. "Untuk pungli relatif selesai lah. Namun yang menjadi persoalan adalah penyuapan dan pemerasan di luar sistem. Mulai kasus Komisi B DPRD Jatim, kasus Mojokerto, kasus Malang, kasus Pamekasan. Termasuk kasus yang baru-baru," tutur Pakde Karwo.
*Wartawan Pilar Keempat Demokrasi*
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




