Orang tua asuh dan relawan saat membayar belanjaan di kasir Cassa 5, mall Ramayana, disaksikan Sekretaris Baznas Kota Malang, Sulton Hanafi, Kamis (7/6). Foto : IWAN I/BANGSAONLINE
Salah satu yang meluapkan kegembiraannya adalah Vilanio (6). "Senang bisa belanja perlengkapan alat sekolah ke mall beramai-ramai. Biasanya saya hanya bisa beli kebutuhan di toko kecil di kampung. Semoga tahun depan ada seperti ini lagi," kata Vilanio, bocah yang masih duduk di bangku TK ini.
Sementara Sekkota Malang Drs. Wasto, SH, MH menyatakan sangat mengapresiasi langkah dan ide cerdas dari Baznas Kota Malang.
"Program ini sangat realistis, strategis, dan visioner. Bertujuan untuk menekan angka kemiskinan di Kota Malang, sebab memiliki edukasi dan peningkatan pemerataan keadilan," tegasnya.
"Di luar itu semua, Baznas juga berhasil mengelola dana infaq dari 7.000 lebih ASN Pemkot Malang, yang per bulan saat ini mencapai Rp 200 juta. Baznas mampu menghantarkan 4.000 UKM di Kota Malang mengembangkan usahanya."
"Kami mengharapkan ke depannya ada 4.000 UKM dan kelipatannya bisa dimaju kembangkan. Saya berdoa, semoga 1.200 anak yatim piatu yang dibina oleh Baznas, suatu saat terinspirasi dan bisa menjadi orang sukses yakni pemilik atau pengusaha mall," pungkasnya. (iwa/thu/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




