Petugas damkar melakukan pembasahan di TKP.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kios pengisian BBM Pertamini milik M. Nasir (37), warga Desa Durungbedug RT 27 RW 06 Kecamatan Candi, Sidoarjo terbakar, Rabu (6/6). Karena besarnya api, sebuah toko, bengkel dan teras rumah ikut terbakar.

BACA JUGA:
- Gudang Pakan Ternak di Sidoarjo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta
- Area Pabrik Plastik Seluas 4 Ribu Meter Persegi di Sukodono Sidoarjo Terbakar
- Kebakaran Pondok Pesantren Al-Barokah, BPBD Sidoarjo Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
- Diduga Korsleting pada Sistem Kelistrikan, Mobil Mitsubishi Outlander di Sidoarjo Terbakar
(Bangunan sekitar Pertamini yang ikut ludes akibat kebakaran)
Menurut informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Awalnya, M. Nasir (pemilik pom mini) saat itu sedang menuangkan BBM jenis pertamax dan pertalite ke sebuah tandon.
Namun, karena terlalu banyak, akhirnya BBM tersebut meluber dan tumpah ke jalan. Setelah tumpah, luberan BBM itu terkena stop kontak listrik yang terhubung ke pom mini tersebut sehingga mengeluarkan api.
"Dugaan sementara, kebakaran itu dipicu dari stop kontak yang terkena luberan BBM," ucap Kapolsek Candi Kompol Fahul Azmi, Rabu (6/6).
Karena yang terbakar BBM, api dengan cepat membesar dan merembet serta meluluhlantakkan isi sebuah toko dan bengkel serta teras rumah milik Sokhib (60), tetangga Nasir. "Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta," terangnya.
Api baru berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil Petugas Memadam Kebakaran (PMK) dari unit Kecamatan Buduran, Sidoarjo tiba dilokasi. "Api berhasil dijinakkan tidak lama setelah PMK tiba dilokasi, sekitar satu jam," pungkasnya. (cat/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




