Selasa, 15 Oktober 2019 09:32

EMCL Berikan Penghargaan kepada Pelopor Kawasan Bebas Sampah di Bojonegoro

Selasa, 05 Juni 2018 21:40 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Suwandi
EMCL Berikan Penghargaan kepada Pelopor Kawasan Bebas Sampah di Bojonegoro
Operator Lapangan Minyak Banyu Urip ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memberikan penghargaan kepada 19 pelopor kawasan bebas sampah.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Operator Lapangan Minyak Banyu Urip ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memberikan penghargaan kepada 19 pelopor kawasan bebas sampah, di Desa Sudu Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (5/6/2018). Penghargaan ini diberikan atas inisiatif dan kreativitas masyarakat dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.

Sebelumnya, EMCL bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro memberikan penilain kepada 5 desa di Kecamatan Gayam, yakni Desa Sudu, Ngraho, Gayam, Mojodelik, dan Begadon.

“Ada dua dusun yang sudah mendeklarasikan sebagai kawasan bebas sampah, kini kita berikan penghargaan kepada para pelopornya,” kata External Affairs Manager EMCL, Dave Seta kepada wartawan.

Ia menjelaskan, penghargaan untuk para pelopor kawasan bebas sampah ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat lainnya agar turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungannya masing-masing. Selain juga memberikan apresiasi dengan menyampaikan hasil penilaian Program Aksi Sehat kepada masyarakat.

“Sekaligus hari ini kita memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia,” imbuhnya.

Dave mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Bojonegoro ini merupakan puncak dari Program Akses Sanitasi Bersama Masyarakat (Aksi Sehat) yang sudah dilaksanakan sejak tiga tahun lalu. “Kita melihat masyarakat sudah mulai mengubah perilaku hidup bersih dan sehat,” katanya.

Sementara Kepala Desa Sudu Trikasih menyampaikan apresiasi kepada EMCL yang telah memberikan dukungan kepada masyarakatnya. Dia melihat warganya telah berusaha mengubah perilaku hidup lebih bersih dan sehat. 

"Mereka juga senantiasa mengampanyekan pilah sampah dan melakukan kegiatan penimbangan sampah untuk menjadikan sampah lebih bermanfaat dari sisi ekonomi. Warga bersepakat membentuk percontohan kawasan bebas sampah tersebut beserta kesepakatan dan peraturan yang disepakati oleh warga," tuturnya.

Mantan anggota DPRD Bojonegoro ini berharap masyarakat tidak berhenti hingga menerima penghargaan saja. Menurutnya, menjaga konsistensi dan melestarikan kebiasaan baik ini menjadi budaya adalah hal yang harus diupayakan lagi.

“Ini untuk kepentingan kita dan anak cucu kita ya bu, harus terus kita tingkatkan,” tutur Trikasih kepada hadirin yang rata-rata ibu-ibu itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui Kabid Persampahan Sholeh Fathoni menegaskan dukungan terhadap program yang dijalankan EMCL tersebut. Dia juga mengajak warga terus membangun kesadaran mengelola lingkungan bebas sampah, terutama sampah plastik.

“Kalau tidak bisa mendaur ulang, lebih tidak menggunakan. Sebisa mungkin kita memanfaatkan kembali sampah-sampah yang tidak bisa didaur ulang ini,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, EMCL juga menyerahkan bantuan 100 jamban sehat kepada masyarakat Desa Gayam, Mojodelik, dan Bonorejo Kecamatan Gayam. Sejak tahun 2008, EMCL telah memberikan 3.300 jamban sehat di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. 

Melalui bantuan dan pendampingan hidup sehat dalam program ini, pada tahun 2015 Kecamatan Gayam telah mendapat predikat Open Defecation Free (ODF). (wan/ian) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...