Sabtu, 16 November 2019 09:09

Dinkes Blitar Siapkan ORI Tahap Kedua, Cegah Difteri Kembali Mewabah

Kamis, 24 Mei 2018 14:27 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Akina Nur Alana
Dinkes Blitar Siapkan ORI Tahap Kedua, Cegah Difteri Kembali Mewabah
Dinkes Kabupaten Blitar melaksanakan ORI putaran kedua dengan berbagai persiapan. foto: Akina Nur Alana/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar segera menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) tahap kedua bulan Juli mendatang. Program ORI tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari Program ORI selama 2018. Tahap pertama sudah selesai Februari lalu.

Kepala Bidang Pencegahan Pemberatasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan, untuk melaksanakan ORI putaran kedua pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya mengumpulkan semua kepala puskesmas se Kabupaten Blitar untuk diberi pengarahan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Dengan upaya ini diharapkan setiap puskesmas lebib siap dalam melaksanakan ORI di putaran kedua.

"ORI putaran pertama lalu kami masih menemukan kendala di lapangan. Untuk itu, pada putaran kedua ini kami melakukan persiapan lebih matang agar putaran kedua sukses," ungkap Krisna Yekti, Kamis (24/5).

Menurut dia, salah satu masalah yang dihadapi saat putaran pertama lalu adalah kerancuan sasaran di beberapa kecamatan, sehingga berpengaruh terhadap kebutuhan vaksin.

"Beberapa kendala yang kita hadapi pada putaran pertama lalu salah satunya adanya kerancuan sasaran. Hal itu tentu saja berpengaruh pada kebutuhan vaksin. Selain itu, pada putaran pertama ada target yang tak bisa kami vaksin, yakni siswa SMK yang sedang praktek lapangan di luar kota. Untuk putaran kedua ini kami upayakan mereka bisa mendapatkan vaksin," jelasnya.

Lanjut Krisna, pada putaran pertama lalu Kabupaten Blitar berhasil mencapai target 96 persen program ORI tingkat nasional dan 95 persen tingkat provinsi.

ORI difteri sendiri perlu dilakukan tiga putaran untuk membentuk kekebalan tubuh dari bakteri corynebacterium diphteriae, penyebab difteri.

Di Kabupaten Blitar sendiri ORI difteri sebelumnya sudah pernah dilaksanakan pada 2016 lalu. Lantaran saat itu kasus difteri di Kabupaten Blitar cukup banyak, mencapai 57 kasus. Sedangkan program ORI kali ini merupakan lanjutan dari ORI tahun 2017 lalu menyusul ditetapkannya KLB difteri di Jawa Timur.(ina/rd)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...