Arif Setya Budi, Ketua Laspeda Pacitan. (foto: ist)
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Kondusivitas masyarakat selama masa kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim diharapkan terus dijaga hingga masa pencoblosan.
Pernyataan tersebut sebagaimana dilontarkan Ketua Laskar Pemuda Desa (Laspeda) Arif Setya Budi menyikapi dinamika masyarakat yang belakangan mulai ada friksi lantaran mencuatnya sejumlah persoalan, Rabu (25/4).
BACA JUGA:
- BPBD Pacitan Imbau Warga Waspada Gempa dan Potensi Tsunami
- Pacitan Berpotensi Gempa Megathrust, ini Penjelasan BMKG
- Tinjau Hasil Rekonstruksi Talud di Pacitan, Gubernur Jatim Disambut Ucapan Terima Kasih dari Warga
- Oknum Anggota Polres Pacitan Diduga Perkosa Tahanan Wanita, Kabid Humas Polda: Sudah Ditahan
"Sebaiknya dilakukan komunikasi secara persuasif seandainya ada persoalan. Aspirasi itu hak untuk disampaikan. Namun diharapkan bisa dilakukan dengan cara-cara komunikatif dan tetap mengedepankan kondusivitas," katanya.
"Kita berharap selama proses demokrasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim ini berlangsung diharapkan kepada pihak-pihak agar tetap menjaga kondusivitas. Kedepankan edukasi politik, agar masyarakat semakin memahami arti pemilihan," jelas aktivis LSM yang tengah menempuh pendidikan S3 ini pada pewarta.
Arif berharap tidak ada intrik-intrik kepentingan di balik persoalan yang mungkin tengah dirasakan masyarakat. "Kita harus cerdas, dalam memanajemen permasalahan. Jangan sampai ada permasalahan yang dikemas dengan kepentingan yang akhirnya bisa merusak proses demokrasi. Kita harus ingat, pemilihan ini sebagai proses demokrasi untuk menentukan calon pemimpin," tukasnya. (yun/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




