Senin, 22 Juli 2019 09:37

Panwaslu Kota Malang Tak Jatuhkan Sanksi ke Paslon SAE

Rabu, 11 April 2018 22:58 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Panwaslu Kota Malang Tak Jatuhkan Sanksi ke Paslon SAE
Iwan Sunaryo menunjukkan kaos yang diamankan saat acara Bakesbangpol di Hotel Aria Gajayana Malang. foto: IWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Panwaslu Kota Malang akhirnya memutuskan tidak memberikan sanksi terhadap paslon nomer urut 3 (SAE) atas dugaan pelanggaran penyebaran kaos di salah satu kegiatan Bakesbangpol Jatim, Selasa (10/04) kemarin, di Hotel Aria Gajayana Malang.

Diberitakan sebelumnya, dalam acara itu disusupi kaos bertuliskan "Relawan #MalangSAE". Namun kaos tersebut akhirnya langsung langsung ditarik kembali usai Panwaslu melakukan pencegahan.

Iwan Sunaryo, Panwaslu Kota Malang Bidang Penindakan dan Hukum membenarkan pihaknya tidak memberikan sanksi terhadap paslon SAE. "Panwaslu lebih mengedepankan langkah persuasif (pencegahan) sesuai Peraturan Bawaslu RI nomer 12 tahun 2017. Dalam melakukan pengawasan di lapangan terhadap pelanggaran pemilu, baik Pilwali maupun Pilgub 2018,  Panwaslu lebih ke pencegahan, terkecuali jika masih bandel," jelas Iwan.

Ditanya alasan tidak memberikan sanksi, Iwan menjelaskan karena LO dan panitia acara sudah mau mengikuti saran Panwaslu, yakni sepakat menghentikan penyebaran kaos tersebut. "Di samping itu, mereka para panitia maupun LO dari paslon nomer urut 3 juga berkenan mengisi dan menandatangani berita acara sengketa cepat," kata Iwan.

Lebih jauh Iwan menjabarkan, sejauh ini pihaknya telah melakukan sebanyak 4 aksi pencegahan, salah satunya terkait penyebaran kaos di Hotel Aria tersebut, dan satunya aksi penindakan alat peraga kampanye (APK).

Terkait kaos yang saat ini diamankan, Iwan menyatakan masih akan menunggu hasil pleno, apakah bisa dikembalikan atau tidak. "Akibat peristiwa ini, LO paslon nomer urut 3 telah mengakui akan kesalahannya. Akan tetapi, nantinya masih ada laporan dari masyarakat, soal kasus ini, akan kita kaji lagi," pungkasnya. (iwa/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...