Pemerintah Kabupaten Madiun bekerjasama dengan Bank BNI 46 untuk percepatan bidang UMKM, BUMDes dan Petanian
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Madiun bekerjasama dengan Bank BNI 46 untuk percepatan bidang UMKM, BUMDes dan Petanian menyerahkan kartu tani dan KUR Tani, BUMDes Agen 46 BNI dan program Bina Lingkungan CSR.
Bupati Madiun Muhtarom dalam acara tersebut menerangkan, sebelum ada BUMDes jauh sebelumnya peningkatan perekonomian di perdesaan telah dilakukan dengan usaha simpan pinjam (keuangan mikro), pelayanan air minum, perdagangan dan usaha lainnya.
BACA JUGA:
- Pemkab Madiun Larang Pelaku Usaha Buang Sampah ke TPA Kaliabu
- Fokus Cegah Korupsi dan Konflik Kepentingan, Pemkab Madiun Gelar Seminar PBJ Berintegritas
- Jelang Natal 2025, Bupati Madiun Tinjau Gereja dan Pos Pengamanan
- Dorong Minat Belajar Matematika Anak, Dispendikbud Kabupaten Madiun Terapkan Metode Gasing
"Dengan adanya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Pemerintah Desa memiliki kewenangan lebih besar untuk mengelola keuangan desa, mulai dari perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan pembangunan desa sehingga lebih cepat," terang Muhtarom, Selasa (3/4).
Muhtarom menambahkan penggunaan Dana Desa ada 4 program prioritas, yang pertama program unggulan kawasan perdesaan, misalnya menjadi desa wisata, pertanian, perkebunan dan sebagainya.
"Jadi desa dapat tumbuh dan berkembang atas potensi yang dimilikinya. Dana desa harus dapat dikelola untuk menunjang hal tersebut. Yang kedua, untuk penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)," terangnya.
Yang ketiga, lanjutnya, dana desa dapat digunakan untuk membangun embung di desa, karena 80 persen desa di Indonesia adalah desa pertanian yang membutuhkan air untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




