Sabtu, 22 September 2018 22:50

Khawatir Ekspor Indonesia Kalah dengan Kamboja, Jokowi Resmikan JIIPE

Sabtu, 10 Maret 2018 00:03 WIB
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Khawatir Ekspor Indonesia Kalah dengan Kamboja, Jokowi Resmikan JIIPE
Pakde Karwo bersama Presiden Jokowi menekan tombol sirine peresmian JIIPE. Foto: Syuhud/BANGSAONLINE

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Kawasan industri Java Integrated Industrial & Port Estate (JIIPE) di Kecamatan Manyar, Jawa Timur, Jumat (9/3).

Pada sambutannya, Jokowi mengaku resah terhadap kondisi ekspor Indonesia. Sebab, nilai ekspor Indonesia hingga saat ini, masih kalah dengan beberapa negara tetangga yang ada di Asia Tenggara.

Kondisi ini terjadi karena Indonesia tak mampunyai barang yang bisa bersaing dengan Negara-negara lain, khususnya beberapa Negara di kawasan Asia Tenggara. Jokowi berharap Indonesia bisa bangkit dan tidak terus terpuruk. “Soal ekspor, kita masih kalah dengan negara Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan yang terbaru Vietnam,” ujarnya.

Lebih jauh Jokowi menyatakan, kalau kondisi ini diterus-teruskan, maka Indonesia akan kalah dengan Kamboja. "Bisa saja nanti kita akan kalah dengan Kamboja dan Laos. Begitu juga dalam hal investasi," jelasnya.

Karena itu, Jokowi berharap, supaya iklim investasi dapat dipacu terus dengan semudah-mudahnya. Langkah ini untuk dapat merangsang para pebisnis melakukan investasi di Indonesia. Salah satunya, dengan membangun kawasan industri terpadu. "Saya ingin kawasan industri seperti ini semakin banyak, agar lapangan kerja juga semakin baik," katanya. 

"Kalau ngurus izin saja bertahun-tahun, terus siapa yang akan datang ke Indonesia? Siapa yang akan membuka pabrik, membuka usaha di Indonesia? Itu yang akan coba saya ubah," sambungnya.

Jokowi mengaku senang, lantaran JIIPE melakukan program sinergitas dengan pondok pesantren (Ponpes) yang ada di sekitar. Salah satunya, Ponpes Khomaruddin Bungah yang sudah dilakukan sejak 2015. 

“Saya juga suka JIIPE, karena mau bekerjasama dengan pondok pesantren dalam menyediakan lapangan kerja. Saya minta para pimpinan perusahaan lain, dapat meniru cara kerjasama yang dilakukan JIIPE. Coba tanyakan kepada pesantren, SDM (Sumber Daya Manusia) apa yang siap di sana, silahkan diambil,” paparnya.

"Saya kepada pengelola JIIPE kalau tenaga belum siap, mereka dilatih, diberikan training, vokasional training, dan pelatihan yang lain. Apa itu komputer, entah mengoperasikan mesin modern, supaya mereka siap," tambahnya.

JIIPE merupakan kawasan industri dan pelabuhan terpadu yang dikembangkan oleh PT. AKR Corporindo TBK melalui anak perusahaan PT. Usaha Era Pratama Nusantara (UEPN), dengan PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III melalui PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI).

Kawasan ini memiliki luas area industrial 1.765 hektar, area residensial seluas 800 hektar, dan area pelabuhan seluas 400 hektar.

Sementara pelabuhan laut dalam di JIIPE, bakal dilengkapi dengan empat dermaga yang mampu mendukung semua aktivitas di pelabuhan dan industri. (hud/ian)

Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 22 September 2018 10:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...