Kamis, 24 Januari 2019 10:46

Angka Pernikahan Usia Dini di Lamongan Masih Tinggi

Selasa, 13 Februari 2018 19:22 WIB
Wartawan: Nurqomar Hadi
Angka Pernikahan Usia Dini di Lamongan Masih Tinggi
Hamdani Azhari

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Angka pernikahan usia dini di Lamongan masih tergolong tinggi, meskipun setiap tahunnya terus mengalami penurunanan. Berdasarkan data dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, di tahun 2017 lalu pasangan nikah dini di Lamongan sebanyak 10 ribu pasang.

“Ada beberapa faktor yang menyebabkan angka pernikahan usia dini di Lamongan masih tinggi, di antaranya karena faktor tingkat pendidikan, budaya nikah usia muda, serta akibat dampak dari pergaulan,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lamongan, Hamdani Azhari, Selasa (13/2).

Hamdani menyatakan saat ini pihaknya terus melakukan upaya agar jumlah pernikahan dini tersebut semakin menurun. “Tahun ini kami berharap adanya penurunan jumlah masyarakat Lamongan yang melakukan pernikahan dini, yakni hanya berkisar 8 ribu pasangan,” terangnya.

"Sebenarnya, penurunan jumlah pernikahan dini di Lamongan terjadi beberapa tahun terakhir. Di tahun 2015 tingkat pernikahan dini mencapai 13 ribu pasangan, di tahun 2016 mengalami penurunan menjadi 12 ribu pasangan dan di tahun 2017 juga mengalami penurunan menjadi 10 ribu pasang," terangnya.

Adapun langkah untuk menekan jumlah penikahan dini tersebut, lanjut Hamdani, dengan Program Kampung KB. Konsep Kampung KB ini bertujuan selain menekan jumlah pertumbuhan penduduk, juga mencegah pernikahan usia dini.

"Di Lamongan sudah ada 32 kampung KB dan keberadaanya sangat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga pra sejahtera untuk menuju yang lebih baik dan berkualitas. Kita tekankan melalui pendamping masing-masing desa untuk melakukan penguatan mental terhadap masyarakat, dimulai anak usia dini, remaja, dan lansia dengan tujuan ada kesinambungan untuk mewujudkan kehidupan yang sejahtera," pungkasnya. (qom/rev)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...