Kamis, 24 Januari 2019 10:43

Bawa Anak ke Kantor dan Jemput Anak Saat Jam Kerja, PNS akan Disanksi

Selasa, 13 Februari 2018 15:34 WIB
Wartawan: Akina Nur Alana
Bawa Anak ke Kantor dan Jemput Anak Saat Jam Kerja, PNS akan Disanksi
Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar.

KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Blitar tak main-main dengan kinerja pegawainya. Terbukti Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar mengeluarkan surat edaran larangan pegawai negeri sipil menjemput anak maupun membawa anak ke kantor saat jam kerja.

Bagi yang melanggar, Wali Kota tidak segan memberikan sanksi kepada PNS yang membawa anak dan ketahuan tetap menjemput anak saat jam kerja. Menurut Samanhudi, sanksi akan diberikan ketika PNS tiga kali berturut-turut menjemput anak saat jam kerja ataupun membawa anak ke kantor.

"Sanksinya berupa pemotongan tunjangan penghasilan pegawai (TPP)," kata Samanhudi Anwar, Selasa (13/2).

Menurut dia, surat edaran itu dikeluarkan pasca evaluasi kinerja PNS yang dilakukan Pemkot Blitar. Dari hasil evaluasi, dia sering mendapati para PNS terutama perempuan keluar kantor saat jam kerja. Rata-rata mereka keluar kantor saat jam kerja untuk menjemput anak di sekolah.

Tak hanya itu, Samanhudi mengaku pernah mendapati seorang PNS perempuan membawa anak ke kantor saat jam kerja hingga membuat suasana ramai dan menganggu konsentrasi kerja PNS lainnya.

"Perilaku PNS seperti itu sebenarnya tidak patut. Membawa anak ke kantor saat jam kerja otomatis mempengaruhi kinerja PNS itu. Apalagi ada aturanya jika PNS tidak boleh memanfaatkan jam kerja untuk kepentingan pribadi. Dan kami pertegas dengan mengeluarkan surat edaran," tegasnya.

Terkait pengawasan, Samanhudi mengaku akan memaksimalkan personel Satuan Polisi Oamong Praja (Satpol PP) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Selain itu saat ini seluruh kantor instansi di Kotw Blitar juga sudah dilengkapi dengan CCTV sehingga semakin mempermudah pengawasan.

"Pengawasan bisa lewat CCTV dan juga personel Satpol PP dan BKD kita terjunkan," pungkasnya. (ina/tri/rev)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...