Selasa, 23 Januari 2018 02:37

Dua Penambang Pasir di Blitar Nyaris Tewas Tertimbun Tanah Longsor

Jumat, 12 Januari 2018 17:06 WIB
Wartawan: Akina Nur Alana
Dua Penambang Pasir di Blitar Nyaris Tewas Tertimbun Tanah Longsor
Salah satu korban selamat.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dua penambang pasir batu di aliran lahar Gunung Kelud nyaris tewas. Keduanya tertimbun tanah longsor saat menambang pasir di area Dusun Kaliputih, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum Jumat (12/1) sekitar pukul 03.00 WIB.

Dua penambang tersebut yakni Tholib (40) warga Desa Batuaji, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri dan Zamroji (35) warga Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya mengatakan, material longsor yang menimbun kedua korban berasal dari tebing setinggi tujuh meter. Saat kejadian, keduanya tengah melakukan aktivitas penambangan tepat di bawah tebing.

"Akibat curah hujan yang cukup tinggi, kondisi tebing memang cukup labil sehingga membahayakan penambang," jelasnya.

Mengetahui kejadian itu, teman-teman sesama penambang bergegas memberi pertolongan. Nahas, material longsor yang campuran pasir dan bebatuan itu membuat proses evakuasi yang dilakukan para penambang sempat mengalami kendala. Terlebih, peralatan yang mereka gunakan sangat terbatas.

Namun akhirnya keduanya berhasil diselamatkan dan langsung dievakuasi ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. "Keduanya langsung di evakuasi ke RSUD Mardi Waluyo untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka-luka di bagian kepala dan tangan," paparnya.

Slamet menambahkan, pihaknya mengimbau agar para penambang di aliran lahar Gunung Kelud untuk memperhatikan resiko menambang dibawah tebing.

"Jika cuaca tidak mendukung lebih baik berhenti dulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena aliran lahar Gunung Kelud sangat rawan terjangan banjir lahar dingin, maupun tebing longsor," tegasnya. (blt1/tri/ian)

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 17 Januari 2018 18:53 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*PILKADA hadir menjadi pesona yang memukaukan pandangan bagi mereka yang gandrung kekuasaan. Hiruk pikuknya dianggap sebagai tembang yang melantunkan merdunya kosa kata. Kampanye digelar guna meneriakkan cita-cita menjemput takdir...
Sabtu, 13 Januari 2018 23:58 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . . Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru (1)."Subhaana alladzii as...
Oleh: Dr. KH. Imam Ghazali Said., MA
Sabtu, 13 Januari 2018 10:54 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 18 Januari 2018 23:31 WIB
LONDON, BANGSAONLINE.com - Nell McAndrew (44), mantan model glamour tetap mempertahankan pola hidup sehat. Dia rutin berlatih dan minum jus. Tak heran, di usianya yang tak muda lagi, tubuhnya masih sintal. Saat di puncak kariernya, wajah dan lekuk ...