Minggu, 21 Oktober 2018 11:54

Dua Penambang Pasir di Blitar Nyaris Tewas Tertimbun Tanah Longsor

Jumat, 12 Januari 2018 17:06 WIB
Wartawan: Akina Nur Alana
Dua Penambang Pasir di Blitar Nyaris Tewas Tertimbun Tanah Longsor
Salah satu korban selamat.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dua penambang pasir batu di aliran lahar Gunung Kelud nyaris tewas. Keduanya tertimbun tanah longsor saat menambang pasir di area Dusun Kaliputih, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum Jumat (12/1) sekitar pukul 03.00 WIB.

Dua penambang tersebut yakni Tholib (40) warga Desa Batuaji, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri dan Zamroji (35) warga Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya mengatakan, material longsor yang menimbun kedua korban berasal dari tebing setinggi tujuh meter. Saat kejadian, keduanya tengah melakukan aktivitas penambangan tepat di bawah tebing.

"Akibat curah hujan yang cukup tinggi, kondisi tebing memang cukup labil sehingga membahayakan penambang," jelasnya.

Mengetahui kejadian itu, teman-teman sesama penambang bergegas memberi pertolongan. Nahas, material longsor yang campuran pasir dan bebatuan itu membuat proses evakuasi yang dilakukan para penambang sempat mengalami kendala. Terlebih, peralatan yang mereka gunakan sangat terbatas.

Namun akhirnya keduanya berhasil diselamatkan dan langsung dievakuasi ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. "Keduanya langsung di evakuasi ke RSUD Mardi Waluyo untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka-luka di bagian kepala dan tangan," paparnya.

Slamet menambahkan, pihaknya mengimbau agar para penambang di aliran lahar Gunung Kelud untuk memperhatikan resiko menambang dibawah tebing.

"Jika cuaca tidak mendukung lebih baik berhenti dulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena aliran lahar Gunung Kelud sangat rawan terjangan banjir lahar dingin, maupun tebing longsor," tegasnya. (blt1/tri/ian)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...