Khofifah saat menyampaikan testimony tentang sosok Gus Dur.
Ia menuturkan sesaat setelah laporan pertanggungjawaban Presiden Habibie ditolak MPR, sekira 30 menit kemudian Gus Dur menelponnya yang masih berada di ruang sidang MPR. Dini hari itu pula semua persiapan administratif pencalonan disiapkan karena jam 07.00 WIB sudah penutupan pendaftaran.
"Saat itu saya hanya berdua bersama Arifin Junaidi mendaftarkan di gedung KK-1 MPR RI. Setelah terpilih sekira jam 2 siang Gus Dur perintahkan agar saya (yang saat itu sekretaris FKB MPR RI, red) menyiapkan lima nama untuk disiapkan surat pencalonannya. Ahirnya Gus Dur perintahkan yang diusulkan FKB MPR RI adalah Ibu Megawati Soekarnoputri," kenang Khofifah.
Mensos mengungkapkan ada hal menarik saat ia meminta kelengkapan persyaratan pencalonan Wapres, tidak ada tokoh PDIP yang memberikan karena mereka hanya mencalonkan ibu Megawati sebagai Presiden. Akhirnya keesokan harinya Khofifah mendaftarkan pencalonan Megawati tanpa persyaratan pelengkap.
"Ketika panitia pendaftaran tanya mana kelengkapannya saya jawab 'kan kemarin sudah mendaftarkan untuk Presiden, jadi sama dengan kemarin'. Di situlah alasan saya diterima dan akhirnya Ibu Mega terpilih menjadi Wakil Presiden mendampingi Gus Dur yang terpilih sebagai Presiden," paparnya.
Sewindu Halur Gus Dur dihadiri ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia. Mayoritas berbusana serba putih dan tumpah ruah hingga ke jalan raya. Khofifahpun harus berjalan kaki sekira 1 km untuk sampai ke panggung acara.
Selain diisi pembacaan tahlil dan istighosah, acara haul dimeriahkan penampilan Queen Marry grup biola asal Temanggung dan grup musik Bimbo. (*)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




