KENANG-KENANGAN: Wabup Sidoarjo menerima cinderamata dari Kepala SKK Migas Jabanusa Ali Masyhar saat Kuliah Umum Industri Hulu Migas, Selasa (12/12). foto: mustain/ bangsaonline
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sekitar 300 lebih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) mengikuti kuliah umum bertajuk Industri Hulu Migas, di Gedung Rahmatul Ummah, Sidoarjo, Selasa (12/12).
Kuliah umum ini diselenggarakan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) dan dibuka resmi oleh Wabup Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin.
BACA JUGA:
- Perkuat Silaturahmi, PHE WMO dan SKK Migas Gelar Safari Ramadhan Bersama Insan Media Jawa Timur
- Lokakarya Media 2025 SKK Migas - KKKS Jabanusa: Workshop Masa Depan Media Lokal
- Serunya Lokakarya Media 2025 SKK Migas - KKKS Jabanusa: Susur Kaki Gunung Merbabu Hingga Workshop
- PHE Catat Laba USD 3,12 Miliar di 2024, Jadi Pilar Energi Nasional di Tengah Tantangan Global
Mahasiswa nampak antusias mengikuti kuliah umum itu. Terbukti sejumlah pertanyaan dari mereka muncul saat sesi tanya jawab. Mereka juga mengikuti kuliah dari awal hingga akhir.
Salah satu pemateri, Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Ali Masyhar, mengatakan bahwa migas merupakan salah satu kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia, dan Jawa Timur khususnya. Oleh karena itu masyarakat wajib tahu tentang sumber daya alam tersebut.
"Makanya kami menggelar kuliah umum ini. Agar masyarakat mengetahui bagaimana kondisi migas serta seperti apa pengelolaannya. Ini wajib diketahui oleh mahasiswa sebagai generasi muda," ujar Ali Masyhar.
Wabup H Nur Ahmad Syaifuddin berpandangan, kuliah umum tentang migas sangat penting bagi mahasiswa. Karena selama ini mereka masih minim pengetahuan tentang kondisi migas di Indonesia. Pasalnya, materi tersebut tidak diberikan di bangku kuliah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




