Senin, 19 November 2018 13:16

Evaluasi Triwulan 4, Serapan Anggaran Dinas Pertanahan Gresik Paling Jeblok

Kamis, 07 Desember 2017 17:47 WIB
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Evaluasi Triwulan 4, Serapan Anggaran Dinas Pertanahan Gresik Paling Jeblok
Tarso Sagito

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tim Tepra (tim evaluasi penyerapan realisasi anggaran) Pemkab Gresik menggelar evalusi kinerja dan serapan anggaran triwulan IV tahun 2017 di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (7/12/2017).

Hasilnya, diketahui serapan anggaran Dinas Pertanahan (DP) paling jeblok. Dari total anggaran tahun 2017 sebesar Rp 29,7 miliar, serapannya baru mencapai 6,23 persen atau sekitar Rp 1,8 miliar. Padahal, rata-rata serapan di OPD lain sudah mencapai 70 persen lebih.

"Setelah kami Tepra, serapan anggaran di Badan Pertanahan, paling anjlok dan terpuruk," ujar salah satu tim Tepra kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (7/12/2017).

Sementara Kepala Dinas Pertanahan Tarso Sagito tidak membantah kalau serapan anggaran di OPD yang dipimpinnya paling jeblok dibandingkan OPD lain. Tarso mengungkapkan satu-satunya faktor lambannya serapan anggaran dikarenakan pengadaan tanah di Cerme senilai Rp 26 miliar sampai saat ini belum terealisasi.

"Pengadaan lahan seluas 20.180 m2 itu nantinya diperuntukkan sebagai lahan uji kir. Jadi, kalau kegiatan lain semua sudah terealisasi seperti pengadaan meubeler kantor dan kegiatan lain," ungkap," ungkap mantan Asisten III Sekda ini.

Ia menjelaskan pembayaran tanah lahan uji kir tersebut belum bisa direalisasikan, karena SK penetapan harga dari Bagian Hukum hingga saat ini belum turun. "Kami sudah SK penetapan harga pada 8 November lalu. Namun hingga saat ini belum juga keluar," cetusnya.

Karena itu, Tarso berharap agar Bagian Hukum segera mengeluarkan SK penetapan harga tanah tersebut. Sebab, batas waktu penyerapan anggaran di bulan Desember ini dibatasi hingga 15.

Terkait hal ini, Kepala Bagian Hukum Edy Hadi. S saat dihubungi BANGSAONLINE.com membenarkan kalau SK penetapan harga untuk pengadaan tanah uji kir di Desa Cerme Lor belum keluar. "SK itu masih dalam proses di Bagian Hukum," akuinya. (hud/rev)

Rabu, 14 November 2018 00:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SUASANA khusuk menyelimuti Jumat malam 9 November 2018 di lorong-lorong kampung, di ruas-ruas musholla, di beranda-beranda langgar, di ruang-ruang masjid, surau ataupun gardu desa. Rakyat membaca doa dengan selingan renungan tent...
Senin, 19 November 2018 11:17 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Selasa, 06 November 2018 22:28 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dua tahun terakhir Kabupaten Madiun mendapatkan penghargaan Anugerah Wisata Tingkat Provinsi Jawa Timur. Pertama anugerah wisata buatan terbaik provinsi diraih Taman Wisata Madiun Umbul Square tahun 2017, menyusul kemudian ...