Rabu, 23 Mei 2018 10:07

Evaluasi Triwulan 4, Serapan Anggaran Dinas Pertanahan Gresik Paling Jeblok

Kamis, 07 Desember 2017 17:47 WIB
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Evaluasi Triwulan 4, Serapan Anggaran Dinas Pertanahan Gresik Paling Jeblok
Tarso Sagito

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tim Tepra (tim evaluasi penyerapan realisasi anggaran) Pemkab Gresik menggelar evalusi kinerja dan serapan anggaran triwulan IV tahun 2017 di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (7/12/2017).

Hasilnya, diketahui serapan anggaran Dinas Pertanahan (DP) paling jeblok. Dari total anggaran tahun 2017 sebesar Rp 29,7 miliar, serapannya baru mencapai 6,23 persen atau sekitar Rp 1,8 miliar. Padahal, rata-rata serapan di OPD lain sudah mencapai 70 persen lebih.

"Setelah kami Tepra, serapan anggaran di Badan Pertanahan, paling anjlok dan terpuruk," ujar salah satu tim Tepra kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (7/12/2017).

Sementara Kepala Dinas Pertanahan Tarso Sagito tidak membantah kalau serapan anggaran di OPD yang dipimpinnya paling jeblok dibandingkan OPD lain. Tarso mengungkapkan satu-satunya faktor lambannya serapan anggaran dikarenakan pengadaan tanah di Cerme senilai Rp 26 miliar sampai saat ini belum terealisasi.

"Pengadaan lahan seluas 20.180 m2 itu nantinya diperuntukkan sebagai lahan uji kir. Jadi, kalau kegiatan lain semua sudah terealisasi seperti pengadaan meubeler kantor dan kegiatan lain," ungkap," ungkap mantan Asisten III Sekda ini.

Ia menjelaskan pembayaran tanah lahan uji kir tersebut belum bisa direalisasikan, karena SK penetapan harga dari Bagian Hukum hingga saat ini belum turun. "Kami sudah SK penetapan harga pada 8 November lalu. Namun hingga saat ini belum juga keluar," cetusnya.

Karena itu, Tarso berharap agar Bagian Hukum segera mengeluarkan SK penetapan harga tanah tersebut. Sebab, batas waktu penyerapan anggaran di bulan Desember ini dibatasi hingga 15.

Terkait hal ini, Kepala Bagian Hukum Edy Hadi. S saat dihubungi BANGSAONLINE.com membenarkan kalau SK penetapan harga untuk pengadaan tanah uji kir di Desa Cerme Lor belum keluar. "SK itu masih dalam proses di Bagian Hukum," akuinya. (hud/rev)

Kamis, 17 Mei 2018 15:54 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*AHAD pagi itu, 13 Mei 2018, saya bergumul dalam cengkerama keluarga usai menjalankan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Ar-Rahman, Western Regency, Surabaya, yang semalamnya (Sabtu, 12 Mei 2018) diresmikan. Sambil menikmati d...
Minggu, 20 Mei 2018 12:10 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraan (3).Minggu-...
Sabtu, 19 Mei 2018 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 14 Mei 2018 00:06 WIB
Pantai Kramat Banyuwangi yang mau dijadikan destinasi wisata.BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kelompok Nelayan Al Karomah bersama pemuda-pemudi Kertosari menggelar kegiatan bersih-bersih Pantai Kramat, Minggu (13/5). Kegiatan bersih-bersih pantai ...