Abdul Malik, SH, MH, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim.
"Kalau tidak ada instruksi maka tidak mungkin akan memasang baliho untuk mengenalkan calon," jelasnya.
Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jatim ini melanjutkan, rekomendasi kepada La Nyalla kemungkinan akan diturunkan pada menit-menit akhir menunggu deklarasi Khofifah pada tanggal 5 November mendatang.
"Kalau AHY tidak digandeng maka kami akan menawari untuk bergabung. Kebetulan kan AHY sudah bertemu dengan Pak Prabowo membahas peta politik nasional dan Pilgub," tambah pria yang berprofesi sebagai advokat itu.
Sementara itu, salah satu skenario yang disiapkan Gerindra adalah akan berkoalisi dengan PAN. Pasalnya, kedua partai itu kalau digabung memiliki 20 kursi di DPRD Jatim. Sehingga sudah cukup untuk mengusung pasangan calon.
"Kalau untuk wakilnya kemungkinan dari Muhammadiyah, saya secara pribadi pilih pak Masfuk. Beliau saat ini Ketua DPW PAN Jatim, sehingga kader PAN punya ghiroh (semangat-red) tinggi untuk bergerak karena yang maju adalah ketua mereka,” pungkas Malik. (mdr)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






