Minggu, 21 April 2019 02:16

KB Berhadiah Rp 500 Ribu Mandek, Peserta Membludak, DP3AKB Kehabisan Anggaran

Rabu, 27 September 2017 23:37 WIB
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
KB Berhadiah Rp 500 Ribu Mandek, Peserta Membludak, DP3AKB Kehabisan Anggaran
Moch Ali Imron

KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Upaya pengendalian jumlah penduduk lewat program Metode Operasi Pria (MOP) yang digalang Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Mojokerto terbentur dana. Sejak beberapa bulan lalu Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) tersebut kehabisan anggaran operasi pada saluran reproduksi pria dan bonus akibat antusiasme peserta terhadap KB vasektomi.

Seperti diketahui, target peserta vasektomi kantor tahun ini mencapai 24 orang. Pada saat yang sama pihak BKKBN Jatim memasang target kepesertaan MOP sejumlah 59 orang. Nyatanya, baik daerah maupun pemerintah provinsi telah menetapkan anggaran tindakan medis dan bonus sesuai target. Akibatnya, pihak DP3AKB kehabisan dana pada tengah tahun akibat membludaknya peserta MOP.

Kepala DP3AK, Moch. Ali Imron mengatakan saat ini pihaknya berjuang mendapat tambahan dana dalam pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) yang kini digelar. "Kita mengajukan anggaran MOP dalam PAK ini, sebab plafon kita sudah habis," katanya, Rabu (27/9).

Mantan Kadispendik ini menuturkan bahwa pihaknya telah berhasil memenuhi target MOP yang dibebankan daerah kepadanya. "Target jumlah kepesertaan MOP telah terpenuhi, malah lebih," tandasnya.

Menurut ia, saat ini setidaknya ada enam calon peserta dalam proses menunggu dipotong saluran reproduksinya. "Daftar antrean kita enam orang. Dan mereka menunggu untuk tindakan medis," ujarnya.

Karena kehabisan dana, lanjut ia, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. "Ya menunggu ada tambahan dana sehingga program ini kembali berjalan," imbuhnya.

Selain MOP, OPD ini terus menekan jumlah kelahiran penduduk. Di antaranya, dengan menekan pernikahan dini dan menangkal pernikahan siri. Alhasil, jumlah kelahiran tahun ini menurun dratis hingga 14 persen dari sebelumnya 58 persen.

Seperti diketahui, untuk suksesnya program ini pihak KB memberikan bonus Rp 500 ribu per orang bagi peserta KB MOP.

Imron mengaku menggunakan sejumlah cara untuk menggapai target tersebut. "Sengaja kami menyisir masyarakat bawah dengan menggelar nobar berhadiah sembako. Pemutaran film-film bertema perjuangan dan KB ini memberi dua manfaat sekaligus, yakni membangkitkan semangat nasionalisme dan pencerahan masyarakat terhadap pentingnya ikut KB," paparnya.

Kata ia, pemutaran film keliling yang pernah ngetren pada era 90'an ini mendapat sambutan hangat dari semua kalangan. Pihaknya, juga menjadi "sponsor" dalam acara hajatan warga yang nanggap Ludruk.

"Banyak anak-anak yang nonton, tapi itu menjadi pendidikan KB bagi anak usia dini. Kalau Ludruk, itu ceritanya nunut promosi KB," akunya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga aktif mensosialisasikan program vasektomi ini ke warung-warung dan pasar. "Kita mampir ke warung-warung kopi, mensosialisasikan KB ini. Termasuk juga ke pasar," kata pria tambun penikmat kopi ini.

Ia tak menampik anggapan salah mengenai KB vasektomi. "Masyarakat masih mengangap KB vasektomi adalah momok. Takut tidak bisa ereksi, padahal itu salah karena justru sebaliknya menambah keharmonisan pasutri," katanya. (yep/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Jumat, 19 April 2019 22:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesung...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...