H. M. Anton Wali Kota Malang saat membuka festival kuda lumping.
KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 27 grup kesenian kuda lumping (jaranan) se-Kota Malang meramaikan festival kesenaian tradisional untuk memperebutkan total hadiah Rp 25 juta, Minggu (24/09). Ada beberapa kategori yang dilombakan dalam festival ini. Ada 3 juri yang bertugas menilai keselarasan, keserasian, keindahan serta kekompakan maupun kerampakan alunan musik dan tariannya.
Ida Ayu Made W, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang mengungkapkan bahwa festival ini adalah agenda rutin tiap tahun.
BACA JUGA:
- Teater Kolosal Sri Tanjung UM: Revitalisasi Legenda Lewat Seni Kontemporer
- Bersih Desa Urek-Urek Tanggap Wayang Kulit, Bupati Malang Apresiasi Pemdes Pertahankan Tradisi
- Pelaku Seni Bantengan di Malang Timur Dukung Gunawan Wibisono Jadi Bupati
- Kanjuruhan Culture Carnival Tampilkan Potensi Budaya Kabupaten Malang
"Tujuannya melestarikan seni dan budaya yang kita miliki, sekaligus manifestasi kesenian dalam rangka meningkatkan wisatawan di Kota Malang lebih banyak lagi," ujarnya. (iwa/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




