Pilgub Jatim 2018 Ujian Berat Kader NU Pimpin Jawa Timur

Pilgub Jatim 2018 Ujian Berat Kader NU Pimpin Jawa Timur Surokim

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tak dapat dipungkiri, Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur tahun 2018 adalah ujian berat bagi Nahdlatul Ulama (NU). Pasalnya, Jawa Timur merupakan barometer NU karena memiliki ribuan kiai dan pondok pesantren. Bahkan mayoritas warga Jawa Timur adalah warga nahdliyin tapi hingga saat ini mereka tak pernah memiliki gubernur dari kader NU

Pada kontestasi mendatang, peluang NU memiliki Gubernur Jatim sebenarnya sangat terbuka asal suara NU bisa bersatu. Namun itu sulit dilakukan karena adanya persaingan internal kader NU ditambah pengaruh kepentingan politik dan pengaruh eksternal lain sehingga kiai dan warga NU mudah terbelah.

Direktur Surabaya Survei Center (SSC), Mochtar W Oetomo membenarkan bahwa rivalitas dua kader terbaik NU yaitu Saifullah Yusuf (Wagub Jatim) dan Khofifah Indar Parawansa (Mensos RI) di mendatang masih ada kaitannya dengan konflik internal NU di Muktamar NU ke 33 di Jombang.

"Sudah bukan menjadi rahasia, di belakang Gus Ipul ada KH Said Agil Siraj (ketum PBNU) dan di belakang Khofifah ada KH Hasyim Muzadi (alm) serta Gus Solah, makanya sulit rasanya ada yang mau mengalah," ujar Mochtar, Senin (28/8).

Sementara itu, Dosen Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim menilai 2018 adalah ujian kedewasaan bagi NU, karena para kiai sudah mulai terlihat vulgar dalam dukungan politik. Ironisnya tidak ada kiai sepuh yang bisa mendamaikan dan dipatuhi oleh kedua belah pihak yang bersaing maka umat dan jamiyyah NU yang akan jadi korban syahwat politik.

Bahkan kata Surokim, tidak sedikit kiai kampung yang juga patron ke kiai- kiai pengasuh pondok pesantren tersebut, bisa menyeret perang terbuka antar kiai kampung. "Jika kiai kampung sudah terseret dalam arus politik praktis, maka akan mengerus daya magis para kiai sendiri yang selama ini menjadi simbol kultural masyarakat di level grass root," jelasnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO