"Sukarelawan PMI adalah ujung tombak dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan secara sigap, tanggap, cepat, dan terkoordinasi," jelas Imam Utomo.
Adapun temu karya sukarelawan PMI kali ini mengusung tema "Kemandirian dan Keberlamgsungan PMI" sebagaimana diamanatkan dalam Mukernas PMI 2017. Dengan harapan PMI saat ini dan ke depan tetap menjaga kemandiriannya. Serta tetap dapat menjalankan roda organisasi dalam menjawab tantangan yang lebih kompleks dimasa mendatang.
"Kegiatan tahun ini memang beda dengan sebelumnya, dimana untuk temu karya sukarelawan kali ini lebih banyak pramtek dan simulasi sebagai aplikasi pelatihan yang telah dilaksanakan PMI," tuturnya.
Imam Utomo juga berpesan agar sukarelawan terus dapat berperan aktif di setiap gerakan kemanusiaan dalam membantu tugas pemerintah. Dan selalu dapat meningkatkan kualitas pelayanan di setiap aksi kemanusiaan baik dalam penanganan bencana, pelayanan sosial dan kesehatan, pelayanan donor darah, maupun pelestarian lingkungan.
Kegiatan yang bakal digelar selama lima hari mulai 26 hingga 30 Juli ini diikuti 1064 peserta dari 36 kontingen dari Kabupaten/Kota diseluruh provinsi Jawa Timur. (blt1/tri/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




