Dusun Mojorejo yang sering tergenang banjir. foto: HABIBI/ BANGSAONLINE
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Belasan rumah warga di Dusun Mojorejo Desa Ngerong Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan selalu digenangi luberan air bah banjir pada saat mamasuki musim hujan tiba. Luberan air tersebut disebabkan karena saluran pembuangan yang berada di pinggir jalan Provinsi sudah tidak mampu mempung debit air yang cukup besar.
Hal tersebut diakui oleh M Abbas, salah satu tokoh masyarakat desa yang ditemui Bangsaonline.com, Rabu (26/07). Sebenarnya, tutur Abbas, masalah yang dialami warganya sudah dilaporkan ke pihak Pemerintah agar dilakukan perbaikan.
BACA JUGA:
- Aktivis Soroti Banjir Pasuruan, Desak Gubernur Jatim Keluarkan Moratorium Izin Tambang
- Dikunjungi Kepala BNPB, Wabup Pasuruan Sampaikan Kondisi Banjir, 150 Hektare Terancam Gagal Panen
- Tinjau Banjir Pasuruan, Gubernur Khofifah Minta Penanganan Cepat dan Terkoordinasi
- Banjir Terbesar Rendam Beji Pasuruan, BPBD Jatim Turun Tinjau Lokasi
“Luapan air bah banjir yang di alami warga Mojorejo RT 01/RW 05 hampir setiap tahun terjadi. Pada saat hujan tiba ketinggian genangan air mencapai 20 cm,“ jelasnya.
"Pihak desa sendiri sudah berkali-kali mengusulkan peninggian plengsengan tersebut kepada Dinas terkait agar dilakukan perbaikan, akan tetapi usulan tersebut belum ada realisasinya. Makanya pihak Desa bersama masyarakat sepakat untuk penanganan diambilkan dari dana DD serta swadaya tenaga dari warga," paparnya. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




