Senin, 17 Mei 2021 04:43

Polres Kediri Kota Bentuk Tim Anti Bandit Selama Operasi Ramadniya 2017

Selasa, 20 Juni 2017 00:02 WIB
Wartawan: Arif Kurniawan
Polres Kediri Kota Bentuk Tim Anti Bandit Selama Operasi Ramadniya 2017
Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Heryadi saat bersama tim bandit untuk pengamananan Hari Raya Idul Fitri.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Jelang Hari Raya Idul Fitri, Polres Kediri Kota melakukan gelar pasukan Operasi Ramadniya Semeru 2017 sekaligus membentuk pasukan Tim Anti Bandit. Di mana nantinya Tim Anti Bandit ini bertugas untuk mencegah dan mengantisipasi tindak kejahatan berupa kejahatan jalanan, dengan mengendarai sepeda motor dan mengenakan pakaian Tactical Rompi anti peluru.

Tim anti bandit tersebut, bakal selalu berkeliling di wilayah Kota Kediri untuk menjaga kondusivitas Kota Kediri.

“Jadi latar belakang pembentukan Tim Ini adalah sebagai pencegahan dan tindaklanjut adanya laporan kejahatan jalanan yang mulai muncul, seperti gendam, copet dan begal,” jelas Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Heryadi, Senin (19/6).

Tim anti bandit sendiri akan disiagakan selama hari raya Idul Fitri. Banyaknya laporan dari masyarakat terkait dengan parkir liar, menjadi sorotan tim anti bandit untuk melakukan penertiban tukang parkir yang ada di beberapa titik di Kota Kediri.

BACA JUGA : 

Kasus Ledakan Mercon yang Menewaskan Satu Orang di Kediri, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Dilarang Takbiran Keliling, Warga Wates Gelar Takbiran di Emperan Masjid

Malam Hari Raya Idul Fitri, Kawasan SLG Ditutup Total

Larang Takbir Keliling, Polres Kediri Kota Siapkan 12 Titik Penyekatan

Beberapa waktu yang lalu, Tim anti bandit telah mengamankan 40 tukang parkir dari jalan Joyoboyo, jalan Hasanudin, dan di Jalan PB Sudirman Kota Kediri. Mereka yang terjaring operasi tim anti bandit langsung dibawa ke mako Polres Kediri Kota untuk dilakukan pembinaan.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Ridwan Sahara mengaku dengan adanya Tim Anti Bandit ini, dirinya ingin benar benar menekan angka Kriminalitas di Kota Kediri, Terbukti, puluhan Jukir liar diamankan karena meresahkan warga. “Mereka ini menjadi Jukir, tapi dengan tarif yang mahal mencapai Rp 5000 dan meresahkan masyarakat,” ucap Ridwan.

Ia berharap dengan adanya tim ini masyarakat menjadi tenang dalam merayakan hari raya Idul Fitri. Tim anti bandit, juga disiagakan untuk perumahan kosong yang ditinggal mudik penghuninya, pusat perbelanjaan, dan juga tempat wisata. (rif)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Minggu, 16 Mei 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Pembela utama korban kerusuhan 13 Mei 1998 adalah Ita Fatia Nadia. Aktivis perempuan ini kenyang teror. Bahkan ia pernah diancam oleh Jenderal Sintong Panjaitan.Ancaman itu dilakukan sang jenderal di Istana. Saat Fatia ...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...