Selasa, 23 Oktober 2018 00:37

Pemkab Gresik Akui Kesulitan Ambil Alih Pengelolaan Wisata Dalegan

Jumat, 16 Juni 2017 11:02 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Pemkab Gresik Akui Kesulitan Ambil Alih Pengelolaan Wisata Dalegan
Kondisi wisata pantai Dalegan, Panceng saat ramai dikunjungi pengunjung. foto: syuhud/BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Desakan DPRD Gresik agar Pemkab mengambil alih pengelolaan wisata pantai Dalegan, di Desa Delegan Kecamatan Panceng bakal sulit direalisasikan. Hal ini diakui Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) dengan alasan mayoritas lahan yang berada di wisata tersebut milik warga.

“Lahan di sekitar pantai Dalegan kebanyakan milik warga, jadi Pemkab Gresik gak bisa serta merta ambil alih pengelolaannya," ujar Kepala Disbudpar Pemkab Gresik Mighfar Syukur kepada BANGSAONLINE.com, kemarin.

Mighfar Syukur mengungkapkan syarat apabila Pemkab ingin mengambil alih pengelolaan wisata pantai Dalegan, maka semua lahan milik warga di bibir pantai harus dibebaskan. Rencana seperti itu membutuhkan dana yang besar.

Mighfar, juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah pernah mengundang Kades (kepala desa) Dalegan untuk membicarakan pengambilalihan ini. Hasilnya, Kades sangat keberatan. Sebab, selain lahan di bibir pantai mayoritas milik warga, juga objek wisata tersebut menjadi sumber pendapatan Desa Delegan.

Sementara usulan DPRD agar Pemkab mengambil alih pengelolaan wisata pantai Dalegan dilatarbelakangi kondisi PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang beberapa tahun terakhir terseok-seok, sehingga target tidak tercapai. Untuk itu pengambilalihan wisata Pantai Dalegan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Pemkab.

“Kalau Pemkab ingin pendapatannya meningkat ya harus mulai menggarap obyek lain seperti wisata Pantai Dalegan," kata Ketua Komisi II DPRD Gresik, Ahmad Subeki.

Sekadar diketahui, Wisata Pantai Dalegan di Kecamatan Panceng saat ini dikunjungi ratusan wisatawan tiap harinya, terlebih saat hari libur panjang sekolah. Pendapatan desa Delegan bisa mencapai miliaran rupiah hanya dari wisata pantai tersebut. (hud/ns)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...