Sabtu, 05 Desember 2020 06:28

Pemkab Gresik Akui Kesulitan Ambil Alih Pengelolaan Wisata Dalegan

Jumat, 16 Juni 2017 11:02 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Pemkab Gresik Akui Kesulitan Ambil Alih Pengelolaan Wisata Dalegan
Kondisi wisata pantai Dalegan, Panceng saat ramai dikunjungi pengunjung. foto: syuhud/BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Desakan DPRD Gresik agar Pemkab mengambil alih pengelolaan wisata pantai Dalegan, di Desa Delegan Kecamatan Panceng bakal sulit direalisasikan. Hal ini diakui Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) dengan alasan mayoritas lahan yang berada di wisata tersebut milik warga.

“Lahan di sekitar pantai Dalegan kebanyakan milik warga, jadi Pemkab Gresik gak bisa serta merta ambil alih pengelolaannya," ujar Kepala Disbudpar Pemkab Gresik Mighfar Syukur kepada BANGSAONLINE.com, kemarin.

Mighfar Syukur mengungkapkan syarat apabila Pemkab ingin mengambil alih pengelolaan wisata pantai Dalegan, maka semua lahan milik warga di bibir pantai harus dibebaskan. Rencana seperti itu membutuhkan dana yang besar.

Mighfar, juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah pernah mengundang Kades (kepala desa) Dalegan untuk membicarakan pengambilalihan ini. Hasilnya, Kades sangat keberatan. Sebab, selain lahan di bibir pantai mayoritas milik warga, juga objek wisata tersebut menjadi sumber pendapatan Desa Delegan.

Sementara usulan DPRD agar Pemkab mengambil alih pengelolaan wisata pantai Dalegan dilatarbelakangi kondisi PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang beberapa tahun terakhir terseok-seok, sehingga target tidak tercapai. Untuk itu pengambilalihan wisata Pantai Dalegan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Pemkab.

“Kalau Pemkab ingin pendapatannya meningkat ya harus mulai menggarap obyek lain seperti wisata Pantai Dalegan," kata Ketua Komisi II DPRD Gresik, Ahmad Subeki.

Sekadar diketahui, Wisata Pantai Dalegan di Kecamatan Panceng saat ini dikunjungi ratusan wisatawan tiap harinya, terlebih saat hari libur panjang sekolah. Pendapatan desa Delegan bisa mencapai miliaran rupiah hanya dari wisata pantai tersebut. (hud/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...