Jumat, 15 November 2019 12:35

Bupati Malang Minta Momen Harkitnas Dapat Lebih Dimaknai dan Direnungkan

Senin, 22 Mei 2017 17:04 WIB
Wartawan: Tuhu Priyono
Bupati Malang Minta Momen Harkitnas Dapat Lebih Dimaknai dan Direnungkan

MALANG, BANGSAONLINE.com - Modal yang sangat berharga dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara adalah membangun dan memelihara kebersamaan persatuan dan kebulatan tekad tanpa menonjolkan paham kedaerahan. Hal ini disampaikan Bupati Malang, Dr. H Rendra Kresna dalam pidatonya pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-109, Senin (22/5).

Rendra meminta agar momen Harkitnas ini dapat lebih dimaknai dan direnungkan, khususnya mengenai semangat kebangsaan. Karena, kata dia, berbagai dinamika yang berkembang serta kondisi akhir-akhir ini membuat masyarakat terancam terpecah belah.

Dalam kesempatan ini, Rendra juga menyinggung oemerataan pembangunan yang berkeadilan, sebagai wujud kebangkitan Nasional yang menjadi tema dalam upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun ini.

Menurut Rendra, mewujudkan pemerataan yang berkeadilan sosial menjadi penghormatan terhadap cita-cita para penetap dasar kebangsaan. Para pendahulu bangsa ini menginginkan tidak ada jurang yang membatasi penyebaran kesejahteraan.

Untuk itu, dirinya berharap agar masyarakat bisa memaknai semangat juang pendahulu yang telah berjuang tanpa pamrih dengan kesabaran dan keberanian serta pengorbanan para pejuang kita dalam mengusir penjajah.

"Dalam menghadapi berbagai tantangan, diharapkan kepada seluruh elemen dan masyarakat khususnya di Kab Malang agar mengedepankan semangat kebersamaan sebagai sebuah bangsa yang bermartabat dan memiliki daya saing tinggi," ujarnya.

"Tidak akan ada bangsa yang maju tanpa bersatu dan berjuang keras‎. Untuk itu, marilah kita membangun kebersamaan dan persatuan antar elemen bangsa tanpa menghiraukan adanya perbedaan adat, budaya dan paham-paham lainnya demi sebuah cita-cita bangsa terus relevan sepanjang masa, sebagaimana yang terkandung dalam nilai-nilai Harkitnas," imbuh Rendra.

Orang nomor satu di Kabupaten Malang itu juga mengatakan, pendidikan merupakan pondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan cerdas. "Karena itu, dunia pendidikan harus mampu dikelola secara profesional dengan tetap berpegang teguh pada keselarasan dan keserasian terhadap budaya dan kearifan lokal," ujar Rendra. (thu/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...