Kamis, 24 Mei 2018 09:05

Sarasehan Pecinta Keris di Tuban Bahas Kondisi Benda Pusaka Warisan Leluhur

Minggu, 07 Mei 2017 18:54 WIB
Wartawan: Ahmad
Sarasehan Pecinta Keris di Tuban Bahas Kondisi Benda Pusaka Warisan Leluhur
Para anggota komunitas Tosan Aji Megalamat menunjukkan koleksinya. foto: AHMAD/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pecinta keris yang tergabung dalam komunitas Tosan Aji Megalamat mengadakan sarasehan di Senori, Minggu (7/5). Dalam kesempatan itu, para anggota memamerkan benda pusaka yang menjadi koleksinya, mulai dari keris maupun pedang peninggalan zaman kerajaan di Indonesia.

Ketua Megalamat Tuban, Huda Kurniawan mengatakan bahwa terbentuknya komunitas ini berawal dari kepedulian dan kecintaan beberapa anggota terhadap tosan aji seperti keris yang menjadi warisan dan kebudayaan leluhur bangsa. Hal inilah yang melatarbelakangi terbentuknya komunitas Megalamat.

Selain mempunyai hobi yang sama, para anggota komunitas Megalamat juga misi menjaga kebudayaan tosan aji yang saat ini mulai tersisihkan dan tidak dikenal oleh generasi muda di daerah.

"Ada 6 orang sebagai pendiri, dan memiliki puluhan anggota. Selain itu, komunitas ini sudah berjalan 3 tahun dan alhamdulillah sudah berbadan hukum," ujar Huda.

Kata Huda, sarasehan seperti ini digelar untuk mendongrak eksistensi pegiat kebudayaan di daerah, salah satunya keris. "Keris sudah menjadi cagar budaya dan sebuah warisan dunia. Sudah seyogyanya kita melestarikan," ujarnya saat ditemui BANGSAONLINE.com

"Keris asal Tuban memiliki keunikan tersendiri. Di Tuban ada pusaka jenis keris peninggalan era kerajaan Mataram berupa pusaka Keris Jalak, yang mana mempunyai keunikan dan berbeda dengan jenis keris dengan wilayah lain," terangnya.

Adapun sarasehan yang digelar kali ini mengupas tentang kondisi benda warisan leluhur yang cukup memprihatinkan. Di mana generasi muda cenderung tak tertarik untuk mempelajari dan mendalami kebudayaan asli dari Indonesia. (ahm/wan/rev)

Rabu, 23 Mei 2018 22:26 WIB
Perjalanan yang istimewa, sahur dan buka puasa di 2 negara bagian. Istimewa karena di apit 2 mahasiswa Indonesia. Saya juga tidak menyangka bisa bertemu dua teman mahasiswa Indonesia di Columbia University Missouri. Satu asal Bondowoso. SMA-nya d...
Minggu, 20 Mei 2018 12:10 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraan (3).Minggu-...
Sabtu, 19 Mei 2018 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 14 Mei 2018 00:06 WIB
Pantai Kramat Banyuwangi yang mau dijadikan destinasi wisata.BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kelompok Nelayan Al Karomah bersama pemuda-pemudi Kertosari menggelar kegiatan bersih-bersih Pantai Kramat, Minggu (13/5). Kegiatan bersih-bersih pantai ...