Tradisi nyadran yang dilakukan oleh 5 desa di Sendang Bektiharjo, Kecamatan Semanding, sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 5 desa di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, masih melestarikan tradisi "nyadran" di dekat Sumber Mata Air Sendang Bektiharjo, Rabu (16/4/2025).
Tradisi nyadran atau semacam kegiatan tumpengan itu dilakukan para warga sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
BACA JUGA:
- SMPN 3 Tuban Sukses Tampilkan Cerita Rakyat "Padi Gaib Mbah Ronggo" di TSNC
- Terlilit Utang di Pinjol, Pria di Tuban Nekat Gantung Diri
- Bentuk Rasa Syukur Limpahan Air Sendang, Warga 5 Desa di Semanding Tuban Lestarikan Tradisi Nyadran
- Lompat dari Lantai 2 di Hotel Tuban, WNA asal China Dilarikan ke Rumah Sakit
Mengingat, selama ini warga 5 desa tersebut telah memanfaatkan sumber mata air yang berasal dari Sendang Bektiharjo. Termasuk untuk air minum dan kebutuhan sehari-hari, hingga untuk pengairan sawah serta ladang.
Adapun lima desa yang memanfaatkan air dari Sendang Bektiharjo adalah Desa Tegalagung, Semanding, Prunggahan Wetan, Prunggahan Kulon, dan Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding.
Hartono, Juru Kunci Sendang Bektiharjo, mengatakan tradisi ini dilakukan tak hanya sekadar menggelar tumpengan, akan tetapi juga memberikan makanan pada hewan yang ada di sekitar Sendang.

Mulai memberikan makanan pada monyet, hingga melempar nasi ke sendang guna memberi makan ratusan ikan yang ada di sana.






