Tradisi Nyadran Masih Lestari di Sendang Bektiharjo Tuban

Tradisi Nyadran Masih Lestari di Sendang Bektiharjo Tuban Tradisi nyadran yang dilakukan oleh 5 desa di Sendang Bektiharjo, Kecamatan Semanding, sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.

"Tradisi ini dilaksanakan setiap Rabu Pon menurut penanggalan Jawa," ujar Hartono kepada wartawan.

Ia menjelaskan, nyadran merupakan bentuk syukur kepada Allah atas sumber air yang tak pernah kering. Selain itu, sebagai kegiatan untuk berbagai rezeki untuk sesama umat manusia hingga untuk kehidupan lain yang ada di kawasan sekitar sendang.

Rangkaian acara dimulai dengan doa bersama, lalu pembagian makanan kepada hewan dan makan bersama warga.

"Para warga memberikan makan kepada ikan dan monyet ini karena itu sebagai wujud kepedulian warga untuk saling berbagi kepada makhluk Allah," timpalnya.

Sementara itu, Untung, ketua RT di kawasan , menyampaikan tradisi ini bukan sekadar berkumpul, melainkan bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan air dari Sumber Mata Air Bektiharjo yang menjadi penopang kehidupan warga sehari-hari.

Ia menyampaikan tradisi ini sudah digelar para leluhur sejak dulu dan masih dilestarikan sampai sekarang.

"Yang pasti tradisi nyadran ini selalu dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya yaitu untuk mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT," pungkasnya. (wan/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO