Selasa, 23 Oktober 2018 00:37

Pemkab Gresik Jadikan Desa Petiyen Kawasan Agrowisata Tanaman Coklat

Jumat, 28 April 2017 17:58 WIB
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Pemkab Gresik Jadikan Desa Petiyen Kawasan Agrowisata Tanaman Coklat
Bupati Gresik Sambari saat menanam coklat di Desa Petiyen Tunggal, Kecamatan Dukun. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik terus berupaya mengembangkan sektor pertanian. Kali ini Pemkab Gresik menyediakan lahan untuk tempat wisata berwawasan edukasi tanaman holtikultura di Desa Petiyin Tunggal Kecamatan Dukun.

Dengan menggandeng Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa setempat, Pemkab berencana mengembangkan potensi agrosiwata holtikultura tanaman kopi dan coklat di lahan seluas kurang lebih 2,5 hektar.

Upaya Pemkab Gresik ini didukung oleh perusahaan listrik Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Unit Pembangkitan (UP) Gresik melalui CSR berupa 1000 bibit tanaman coklat, 1000 bibit tanaman kakao serta penyediaan pupuk.

Tahap awal, pengembangan agrowisata di Desa Petiyin Tunggal tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Gresik dengan perusahaan terkait pengembangan agrowisata.

Usai penandatanganan MoU, dilakukan penanaman bibit coklat oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bersama General Manager (GM) PJB Unit Pembangkit (UP) Gresik Wisrawan Wahju Wibowo dengan disaksikan oleh masyarakat desa setempat lakukan tanam coklat.

Bupati Sambari dalam sambutannya menyatakan sangat mendukung pengembangan kawasan wisata holtikultura tersebut. Menurut dia, hal ini untuk mendukung kawasan wisata religi, wisata industri dan wisata bahari di Kabupaten Gresik.

“Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Gabungan Kelompok Tani dan didukung PT. PJB UP Gresik akan mewujudkan wisata holticultura tanaman kopi dan coklat di Sesa Petiyin ini,” ujar Bupati, Jumat (28/4/2017).

Ia memberikan usul terkait pemberian nama tempat wisata tersebut. Yakni Agrowisata ‘Coffe Chocolate Center berwawasan Islami’.

Ia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada para petani di desa setempat atas inisiatif untuk mengembangan wisata holtikultura tersebut.

Melalui pengembangan wisata tersebut nantinya diharapkan mampu memberdayakan masyarakat. “Kami berharap apabila kawasan wisata ini sudah terealisasi, nantinya mampu meningkatkan perekonomian di masyarakat dengan cara memberdayakan masyarakat sekitar sehingga terciptanya ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.

Sementara General Manager (GM) PT PJB Up Gresik Wisrawan Wahju Wibowo mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung dan berpartisipasi atas keberlangsungan agrowisata ini. (hud/rev)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...