Rabu, 13 Desember 2017 16:12

Pemkab Gresik Jadikan Desa Petiyen Kawasan Agrowisata Tanaman Coklat

Jumat, 28 April 2017 17:58 WIB
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Pemkab Gresik Jadikan Desa Petiyen Kawasan Agrowisata Tanaman Coklat
Bupati Gresik Sambari saat menanam coklat di Desa Petiyen Tunggal, Kecamatan Dukun. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik terus berupaya mengembangkan sektor pertanian. Kali ini Pemkab Gresik menyediakan lahan untuk tempat wisata berwawasan edukasi tanaman holtikultura di Desa Petiyin Tunggal Kecamatan Dukun.

Dengan menggandeng Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa setempat, Pemkab berencana mengembangkan potensi agrosiwata holtikultura tanaman kopi dan coklat di lahan seluas kurang lebih 2,5 hektar.

Upaya Pemkab Gresik ini didukung oleh perusahaan listrik Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Unit Pembangkitan (UP) Gresik melalui CSR berupa 1000 bibit tanaman coklat, 1000 bibit tanaman kakao serta penyediaan pupuk.

Tahap awal, pengembangan agrowisata di Desa Petiyin Tunggal tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Gresik dengan perusahaan terkait pengembangan agrowisata.

Usai penandatanganan MoU, dilakukan penanaman bibit coklat oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bersama General Manager (GM) PJB Unit Pembangkit (UP) Gresik Wisrawan Wahju Wibowo dengan disaksikan oleh masyarakat desa setempat lakukan tanam coklat.

Bupati Sambari dalam sambutannya menyatakan sangat mendukung pengembangan kawasan wisata holtikultura tersebut. Menurut dia, hal ini untuk mendukung kawasan wisata religi, wisata industri dan wisata bahari di Kabupaten Gresik.

“Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Gabungan Kelompok Tani dan didukung PT. PJB UP Gresik akan mewujudkan wisata holticultura tanaman kopi dan coklat di Sesa Petiyin ini,” ujar Bupati, Jumat (28/4/2017).

Ia memberikan usul terkait pemberian nama tempat wisata tersebut. Yakni Agrowisata ‘Coffe Chocolate Center berwawasan Islami’.

Ia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada para petani di desa setempat atas inisiatif untuk mengembangan wisata holtikultura tersebut.

Melalui pengembangan wisata tersebut nantinya diharapkan mampu memberdayakan masyarakat. “Kami berharap apabila kawasan wisata ini sudah terealisasi, nantinya mampu meningkatkan perekonomian di masyarakat dengan cara memberdayakan masyarakat sekitar sehingga terciptanya ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.

Sementara General Manager (GM) PT PJB Up Gresik Wisrawan Wahju Wibowo mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung dan berpartisipasi atas keberlangsungan agrowisata ini. (hud/rev)

Oleh: Suparto Wijoyo
Rabu, 06 Desember 2017 16:49 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*JERIT tangis dan lelehan air mata tumpah menyerta banjir bandang yang “menyapa” Pacitan, Kulon Progo, Wonogiri, Yogyakarta, Purworejo dan Wonosobo. Berkisar 33 nyawa meregang dari badan yang meski tidak sanak saudara tet...
Minggu, 03 Desember 2017 07:56 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru (1).Tahun kese...
Sabtu, 25 November 2017 11:21 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 16 November 2017 12:03 WIB
LONDON, BANGSAONLINE.com - Chelsea Louise Thompson, artis berusia 27 tahun ini pamer lekuk tubuh indahnya, di kamar mandi. Foto telanjangnya diupload dengan caption: Waktu mandi.Dalam foto itu, tampak satu lengannya dipergunakan untuk menut...