Senin, 21 Januari 2019 20:10

Catat Laba Rp 1 Triliun, Sektor Tabungan dan Kredit Konsumsi Dominasi Pertumbuhan Bank Jatim 2016

Rabu, 01 Februari 2017 11:17 WIB
Catat Laba Rp 1 Triliun, Sektor Tabungan dan Kredit Konsumsi Dominasi Pertumbuhan Bank Jatim 2016
Dirut Bank Jatim, R. Soeroso (dua dari kanan) memberi keterangan pers, usai RUPS, Selasa (31/1). foto: didi rosadi/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mampu menunjukkan pertumbuhan dan kinerja keuangan bangus dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (year on year) di tengah ketidakstabilan kondisi perekonomian global tahun 2016.

Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2016, total asetnya meningkat sebesar 0,54 persen dari Rp 42,83 triliun menjadi Rp 43,03 triliun, labanya sebelum pajak tercatat Rp 1,45 triliun tumbuh 15,13 persen dari Rp 1,26 triliun (year on year), serta laba bersih Bank Jatim tercatat Rp 1,03 triliun atau tumbuh 16,25 persen dari Rp 885,7 miliar (year on year).

Direktur Utama PT Bank Jatim Tbk, R Soeroso mengatakan, dalam sektor dana pihak ketiga dan pembiayaan, sektor tabungan dan kredit konsumsi, Bank Jatim masih mendominasi pertumbuhan selama 2016.

“Tabungan mencatat pertumbuhan 12,61 persen (year on year) atau sebesar Rp 14,36 triliun, kredit konsumsi tumbuh 8,89 persen atau sebesar Rp 19,80 triliun,” ujar Soeroso, di sela-sela Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2016 di kantor Bank Jatim di Surabaya, Selasa (31/1).

Menurutnya, selama lebih 14 tahun, CASA rasio selalu berada di atas 65 persen. Di tahun 2016, CASA rasio menunjukkan 78,12 persen. Hal ini menunjukkan ada peningkatan kepercayaan masyarakat khususnya nasabah Bank Jatim.

Soeroso menambahkan, Bank Jatim meningkatkan kredit sindikasi dari Rp 1,1 triliun pada 2016 menjadi Rp 1,6 triliun di tahun ini untuk memperkuat insfrastruktur di wilayah setempat. "Tahun 2017 ini, kredit sindikasi kami akan perkuat untuk pertumbuhan insfrastruktur di Jatim," ungkapnya.

Menurut dia, di Jatim masih banyak infrastruktur yang belum tergarap maksimal sehingga sangat diperlukan kredit sindikasi, yaitu pinjaman atau kredit yang diberikan secara bersama oleh lebih dari satu bank kepada debitur tertentu.

Sejumlah proyek yang pembiayaannya berasal dari Bank Jatim antara lain Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo yang anggarannya mencapai Rp 1,5 triliun dan dibiayai secara bertahap, yang pembangunannya diajukan Rp 500 miliar terlebih dahulu.

Selain itu, kata dia, terdapat proyek jalan tol yang nilai pembiayaannya mencapai Rp 2 triliun, seperti proyek jalan tol yakni Tol Pandaan-Malang dan Tol Surabaya-Kertosono, kemudian proyek pelabuhan di Probolinggo yang masih dalam proses, serta lembaga pendidikan.

"Dengan kehadiran Bank Jatim dalam pembiayaan, diharapkan mampu berkontribusi positif terhadap pembangunan ekonomi Jatim. Bahkan, kredit sindikasi di luar provinsi Jatim juga akan dikurangi untuk memperkuat di dalam Jatim," pungkasnya. (mdr/yul/dur)

Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Rabu, 16 Januari 2019 09:58 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*17 JANUARI 2019 diagendakan pagelaran akbar berdemokrasi yang konon dinanti banyak orang. Konon saja mengingat situasinya sudah dipahami oleh khalayak mengenai materi yang diperbincangkan, bukan yang diperdebatkan. Inilah pe...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...