Sekdaprov Jatim usai rapat pansel. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemprov Jatim membentuk pansel khusus untuk melakukan seleksi calon anggota komisaris, dan calon anggota direksi untuk PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Tbk sekaligus penyiapan RUPS yang akan digelar pada akhir Mei 2025.
Pembentukan pansel ini dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Jatim Nomor 100.3.3.1/215/ 013/2025 tentang Panitia Seleksi Calon Anggota Komisaris dan Calon Anggota Direksi PT BPD Jawa Timur Tbk yang diterbitkan pada 20 Maret 2025.
BACA JUGA:
Ditemui usai rapat pansel, Ketua Pansel, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa proses seleksi direksi dan komisaris adalah langkah konkret yang dilakukan Pemprov Jatim untuk penguatan kinerja Bank Jatim sebagai bank pembangunan daerah yang diandalkan.
“Kami baru saja selesai rapat seleksi untuk kepengurusan di Bank Jatim dalam rangka persiapan RUPS yang rencananya insya Allah di akhir Mei. Karena Bank Jatim sudah Tbk, maka proses rekrutmen semuanya harus patuh peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh OJK,” ucapnya.
Pansel menargetkan pekan depan proses seleksi akan diumumkan ke publik. Sedangkan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan detail terutama terkait tahapan dan persyaratan bagi yang bisa mengikuti seleksi. Pihaknya menjamin seluruh proses akan dilakukan secara transparan dan penuh integritas.
“Tentu seleksi yang pertama adalah seleksi administratif, kemudian juga tentu nanti ada uji kompetensi. Kita akan menggunakan lembaga profesional yang memang sudah teruji,” katanya.
Berikutnya ditegaskan, pansel juga akan menggelar fit and proper test terutama terkait visi besar untuk memajukan Bank Jatim ke depan. Tak hanya itu, track record dalam penguasaan di bidangnya juga akan menjadi pertimbangaan kuat.
“Nanti akan ada rekomendasi yang kita sampaikan pada Pemegang Saham Pengendali untuk mengambil keputusan siapa saja nanti akan ditetapkan di dalam pengurus bank Jatim,” ujarnya.
Ditemui usai rapat pansel, Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono, menegaskan bahwa menghadapi persoalan yang saat ini dihadapi oleh Bank Jatim, pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan.
Terkait dengan terjadinya fraud di Bank Jatim Cabang Jakarta, sesungguhnya pihak Bank Jatim telah melakukan langkah proaktif. Di mana ketika laporan OJK diterima, langsung menerjukan auditornya untuk memverifikasi dugaan fraud akibat kredit fiktif.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




