Namun demikian pakar hukum tata negara ini menegaskan tidak sepakat jika kemudian suatu perusahaan memaksa anak buahnya untuk menggunakan atribut natal.
"Kalau memaksa bukan hanya atribut natal yang dilarang memaksa. Memaksa makan juga tidak boleh," kata Mahfud.
Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH. Salahuddin Wahid (Gus Solah) tidak mempersoalkan MUI mengeluarkan fatwa pelarangan bagi ummat Islam untuk memakai atribut Natal, dan pelarangan perusahaan yang mengharuskan para pegawainya menggunakan atribut Natal.
"Oh, nggak apa-apa (MUI keluarkan fatwa pelarangan ummat Islam pakai atribut Natal)," kata adik Gus Dur yang akrab disapa Gus Solah itu, Selasa (20/12).










