Sabtu, 21 April 2018 16:49

Lampaui Target, Produksi Beras Gresik 2016 untuk Bulog Tembus 153 Persen

Kamis, 15 Desember 2016 17:57 WIB
Lampaui Target, Produksi Beras Gresik 2016 untuk Bulog Tembus 153 Persen
Penandatangan kerjasama pembelian beras antara Pemkab Gresik dengan Bulog. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Target pengadaan beras Bulog tahun 2016 oleh Petani Gresik sudah melampaui target. Dari target yang ditetapkan Bulog sebesar 40 ribu ton hingga akhir masa perjanjian pada Desember 2016 terealisasi sebesar 61,4 ribu ton atau 153 persen dari target.

Demikian pernyataan yang disampaikan oleh Asisten II Pemkab Gresik Achmad Nuruddin saat membacakan pidato tertulis Sekda Gresik pada Rapat Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Gresik 2016 di Ruang Rapat Graita Eka Praja, Kamis (15/12).

Nurudin meminta agar pada tahun 2017 nanti pihak Bulog lebih banyak lagi menyerap beras petani Gresik. “Kalau saat ini hanya petani di wilayah Gresik Selatan, kami berharap tahun selanjutnya pihak Bulog Divre Surabaya Utara juga menunjuk mitra perusahaan lain untuk membeli beras petani di wilayah Gresik Utara," pintanya.

Pada Rapat Dewan Ketahanan Pangan kali ini dihadiri oleh segenap anggota Dewan Ketahanan pangan, Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik, Mohammad Hamzah Takim, pihak Bulog serta dari CV Hasil Tani Sejahtera salah satu mitra kerja Bulog dalam pengadaan beras di wilayah Gresik Selatan.

Pada kesempatan itu, Dewan Ketahanan Pangan Gresik memfasilitasi perjanjian kerjasama antara KTNA Gresik yang mewakili sejumlah Gabungan Kelompok Tani di Gresik dengan CV Hasil Tani Sejahtera sebagai perwakilan Bulog di Gresik dalam pembelian beras Petani Gresik Tahun 2017.

“Penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilakukan oleh Ketua KTNA Gresik mewakili beberapa Gapoktan di Gresik. Perjanjian ini untuk menjamin agar beras produksi petani Gresik bisa dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Bulog," ujar Sekretaris DKP Pemkab Gresik, Wasti Andari.

Masih menurut Wasti, HPP yang ditetapkan tahun 2016 sebesar Rp 3.700/kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP) dan Rp 4.300/kg untuk Gabah Kering Giling (GKG). (hud/rev)

Kamis, 19 April 2018 18:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT perdana Kandidat Gubernur Jawa Timur telah dihelat 10 April 2018 lalu dan terus mengiangkan diksi dan intonasi kata “kemiskinan” selama saya mengikutinya dalam perjalanan. Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil E...
Senin, 19 Maret 2018 19:42 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .      Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraa...
Sabtu, 21 April 2018 12:32 WIB
Assalamualaikum Ustad, saya ingin bertanya. Bapak saya punya saudara laki-laki dan dia punya cucu perempuan, apakah boleh saya menikahinya. Mohon di jawab. Waalaikumsalam.(Muhammad Tesan, Netizen)Jawab:Status hubungan keluarga di atas adalah sudah ...
Jumat, 20 April 2018 23:01 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Ngawi dikenal mempunyai Alas Srigati atau Alas Ketonggo yang terletak 12 Km arah selatan dari kota. Menurut masyarakat Jawa, Alas Ketonggo merupakan salah satu wilayah angker atau ‘wingit’ di tanah Jawa.Ha...