Minggu, 26 Mei 2019 15:15

Ribuan Ton Stok Raskin di Pamekasan Belum Ditebus

Sabtu, 10 Desember 2016 01:01 WIB
Ribuan Ton Stok Raskin di Pamekasan Belum Ditebus
David Susanto, Kepala Bulog Sub Divre XII Madura.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Jatah raskin untuk Kabupaten Pamekasan sampai dengan menjelang akhir tahun 2016 yang belum ditebus sekitar 1.100 ton. Sedangkan dari 178 desa dan 11 kelurahan yang ada, ternyata masih saja ada desa yang belum menebus jatah raskin, meskipun sudah menjelang akhir tahun 1016.

Kepala Bulog Sub Divre XII Madura David Susanto membenarkan, adanya desa yang selama tahun 2016 belum menebus beras raskin sama sekali, meskipun sudah mau menjelang pergantian tahun. 

"Kalau dari data kami yang mulai awal tahun ini (2016) memang ada satu desa yang belum menebus, yaitu Desa Ceguk Kecamatan Tlanakan," ungkapnya, Jum'at (9/12).

Menurutnya, berbagai pendekatan sudah dilakukan Sub Divre Madura maupun Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Kesra, yang turun ke Desa Ceguk, agar jatah raskin untuk segera ditebus. Akan tetapi sampai saat ini jatah beras untuk rakyat miskin belum juga ditebus, walaupun sudah berkoordinasi dengan Camat, sampai ke korlap desa.

"Mulai awal sampai dengan bulan Desember ini, tidak ditebus karena adanya beberapa kekwatiran tentang pembagian raskin di desa ini, sehingga Kepala Desa Ceguk meminta maaf karena tidak bisa menyalurkan. Takut jika disalurkan akan menimbulkan konflik di desanya," kata Kasub Divre Madura mengutip pernyataan kepala Desa Ceguk.

"Kami sangat menyayangkan karena raskin itu adalah hak masyarakat miskin, sementara pemerintah hanyalah sebagai fasilitator, mengingat harga raskin itu cukup murah dibandingkan dengan harga beras di pasaran," lanjut David menjelaskan.

Lebih jauh David menjelaskan bahwa pertanggungjawaban raskin ini hanya dalam satu tahun. Sehingga manakala tidak ditebus maka jatahnya akan hangus dan tidak bisa ditebus tahun berikutnya. "Yang dipertanggung jawabkan oleh Bulog Pamekasan ya cuma sejumlah yang telah disalurkan," jelas David, yang asli Blitar ini.

"Untuk desa-desa yang belum menebus raskin, batas akhir penebusan sampai tanggal 15 Desember 2016," imbau David. (err/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...