Jumat, 22 Maret 2019 20:04

Ribuan Ton Stok Raskin di Pamekasan Belum Ditebus

Sabtu, 10 Desember 2016 01:01 WIB
Ribuan Ton Stok Raskin di Pamekasan Belum Ditebus
David Susanto, Kepala Bulog Sub Divre XII Madura.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Jatah raskin untuk Kabupaten Pamekasan sampai dengan menjelang akhir tahun 2016 yang belum ditebus sekitar 1.100 ton. Sedangkan dari 178 desa dan 11 kelurahan yang ada, ternyata masih saja ada desa yang belum menebus jatah raskin, meskipun sudah menjelang akhir tahun 1016.

Kepala Bulog Sub Divre XII Madura David Susanto membenarkan, adanya desa yang selama tahun 2016 belum menebus beras raskin sama sekali, meskipun sudah mau menjelang pergantian tahun. 

"Kalau dari data kami yang mulai awal tahun ini (2016) memang ada satu desa yang belum menebus, yaitu Desa Ceguk Kecamatan Tlanakan," ungkapnya, Jum'at (9/12).

Menurutnya, berbagai pendekatan sudah dilakukan Sub Divre Madura maupun Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Kesra, yang turun ke Desa Ceguk, agar jatah raskin untuk segera ditebus. Akan tetapi sampai saat ini jatah beras untuk rakyat miskin belum juga ditebus, walaupun sudah berkoordinasi dengan Camat, sampai ke korlap desa.

"Mulai awal sampai dengan bulan Desember ini, tidak ditebus karena adanya beberapa kekwatiran tentang pembagian raskin di desa ini, sehingga Kepala Desa Ceguk meminta maaf karena tidak bisa menyalurkan. Takut jika disalurkan akan menimbulkan konflik di desanya," kata Kasub Divre Madura mengutip pernyataan kepala Desa Ceguk.

"Kami sangat menyayangkan karena raskin itu adalah hak masyarakat miskin, sementara pemerintah hanyalah sebagai fasilitator, mengingat harga raskin itu cukup murah dibandingkan dengan harga beras di pasaran," lanjut David menjelaskan.

Lebih jauh David menjelaskan bahwa pertanggungjawaban raskin ini hanya dalam satu tahun. Sehingga manakala tidak ditebus maka jatahnya akan hangus dan tidak bisa ditebus tahun berikutnya. "Yang dipertanggung jawabkan oleh Bulog Pamekasan ya cuma sejumlah yang telah disalurkan," jelas David, yang asli Blitar ini.

"Untuk desa-desa yang belum menebus raskin, batas akhir penebusan sampai tanggal 15 Desember 2016," imbau David. (err/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...