Senin, 26 Agustus 2019 12:49

20 Persen Warga Banyumas Belum Miliki Akta Kelahiran

Kamis, 01 Desember 2016 13:58 WIB
Wartawan: Dicky Edyano
20 Persen Warga Banyumas Belum Miliki Akta Kelahiran
ilustrasi

BANYUMAS, BANGSAONLINE.com - Dari sekitar dua juta warga Kabupaten Banyumas, 20 persen di antaranya belum memiliki akta kelahiran. Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Banyumas Kartiman, sebagian besar warga yang belum memiliki akta kelahiran adalah warga lanjut usia.

“Di bawah 18 tahun ada juga, namun hanya beberapa saja, sebab untuk sekolah juga sekarang harus memakai akta kelahiran, bahkan kalau mau membuat paspor juga,” katanya, Rabu (30/11) kemarin.

Mengingat banyaknya fungsi dari akta kelahiran, Kartiman mengaku akan terus berupaya mendorong warga agar membuatnya. Caranya, dengan menggelar sosialisasi ke daerah, pihaknya juga sempat membuat program akta massal beberapa waktu lalu.

Namun demikian, diakui masih adanya warga yang belum memiliki akta kelahiran. Hal itu karena mobilitas warga yang cukup tinggi, sehingga terkadang menyulitkan ketika diajak membuat akta kelahiran. Karena dahulu kesadaran warga dalam membuat akta kelahiran, belum setinggi saat ini.

“Masih ada 20% dari dua juta warga Banyumas yang belum memiliki akta kelahiran,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini pembuatan akta kelahiran tidak dipungut biaya. Kebijakan itu, menurutnya dilahirkan memang untuk mengajak masyarakat agar bersedia membuat akta kelahiran, terutama bagi bayi yang baru lahir.

“Tidak ada biaya pembuatan akta, syarat juga sudah diumumkan, seperti KK, bukti nikah, saksi, pada dasarnya itu,” jelasnya.

Menurut salah seorang pemohon akta, Aisyah, pengurusan akta kelahiran saat ini relatif lebih mudah. Selama syarat-syarat yang dibutuhkan lengkap, dalam sebulan akta kelahiran sudah bisa didapatkan.

“Ngurus sendiri gampang sebenarnya, asal syarat lengkap, gratis juga saat ini,” imbuh warga Kecamatan Kedungbanteng itu. (bym1/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...