Charta Politika: Parpol Pendukung tak Solid, Agus Bisa Kalahkan Ahok

Charta Politika: Parpol Pendukung tak Solid, Agus Bisa Kalahkan Ahok

Yunarto menuturkan solidnya pendukung Parpol yang mengusung Agus-Sylvi ditengarai dengan satu faktor kuat yakni hubungan "darah" dari sesama partai pendukung Agus-Sylvi.

"Cukup bulat karena ada faktor keturunan juga yah, Agus merupakan putra SBY, PAN yang mendukung Agus-Sylvi juga memiliki ikatan keluarga dengan SBY, wajar jika para pendukungnya juga solid," jelas Yunarto.

"Sedangkan Ahok, bagaimanapun bukan kader PDIP langsung sementara Agus adalah putra dari sentral kekuasaan yang ada di Demokrat yang menyebabkan bulat suara mesin politik partai itu sangat kuat ada Partai Demokrat," imbuhnya.

Namun dia enggan mengomentari alasan pendukung partai Golkar justru berpindah haluan mendukung pasangan Anies-Sandi. "Enggak tahu kenapa Partai Golkar ke Anies, silakan ditanyakan," pungkasnya.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung (Kejagung) masih terus meneliti berkas perkara Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok). Kelengkapan berkas perkara Ahok bakal diputuskan paling lambat, Rabu (30/11).

"Sampai sekarang masih diteliti. Kami akan segera menentukan sikap. Paling lambat besok pagi. Sekarang masih terus bekerja untuk meneliti," kata Kapuspenkum M Rum di Kejagung, Jakarta, Selasa (29/11).

M Rum membantah adanya kendala atau tekanan untuk memutuskan lengkap apa tidaknya berkas perkara Ahok. Dia beralasan, timnya ingin memaksimalkan waktu agar keputusan yang diambil berdasarkan kinerja yang optimal.

"Enggak ada kendala, batas waktu dua pekan. Kita coba minimalkan dan optimalkan kerja kita karena banyak imbauan lebih cepat lebih baik dilimpahkan ke Pengadilan," ujar dia.

Siang tadi, mobil dinas Kapolri Jenderal Tito Karnavian terlihat mendatangi Kejagung. Namun, belum diketahui apakah Tito berada di Kejagung apa tidak.

Saat dikonfirmasi hal itu, M Rum mengaku tidak mendapat informasi terkait kedatangan Tito. Dia hanya menegaskan pihaknya masih terus meneliti berkas perkara Ahok.

"Saya kurang dapat info tentang itu (Kapolri Tito mendatangi Kejagung). Tapi yang jelas kami terus meneliti kelengkapan berkas formil dan materiil itu," pungkas M Rum seperti dilansir Merdeka.com.(mer/jpnn/yah/lan)

Sumber: merdeka.com/jpnn.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO