Jumat, 19 April 2019 06:19

Pesona Gamelan Pikat Mahasiswa Asing di Universitas Muria Kudus

Sabtu, 29 Oktober 2016 10:52 WIB
Editor: abdurrahman ubaidah
Pesona Gamelan Pikat Mahasiswa Asing di Universitas Muria Kudus
Mahasiswa asal mancanegara ini sedang menjajal alat musik gamelan.

KUDUS, BANGSAONLINE.com – Sekitar 60-an mahasiswa dari berbagai negara mengikuti Muria Cultural Program (MCP), yang digelar oleh Universitas Muria Kudus (UMK). Para mahasiswa dari mancanegara itu terpesona oleh aneka alat music yang ada di ruang gamelan Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di kampus swasta terbesar di Pantura Timur Jawa Tengah itu.

Suara merdu dari alat musik gamelan yang antara lain terdiri atas Kendhang, Demung, Saron, Peking, Bonang, Gong, Slenthem, Kethuk dan Kenong, Gender, dan Gambang itu, begitu memesona 61 mahasiswa yang terdiri atas 17 mahasiswa Indonesia dan 44 lainnya mahasiswa dari berbagai negara.

Diiringi lagu Gambang Suling dan Cublak-cublak Suweng, semua peserta MCP nampak tak sabar berlatih dan memainkan gamelan, di bawah arahan para mahasiswa PGSD dan dosen pembimbing seni karawitan di kampus tersebut.

‘’Gamelan ini alat musi yang menarik, tetapi memainkannya sangat sulit,’’ ujar Pinja Kiira Linnea, mahasiswa asal Finlandia diamini Nigin Kohistasni dari Afganistan. Keduanya dan para mahasiswa lain pun sangat antusias berlatih gamelan pada kegiatan MCP yang berlangsung 27 – 29 Oktober.

Lebih lanjut mahasiswa asal Finlandia mengemukakan, dirinya sangat senang mengikuti MCP yang didanai Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui dana hibah penguatan Kantor Urusan Internasional (KUI) dan didukung Yayasan Pembina (YP.) UMK, Passage to ASEAN (P2A) dan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

"Saya senang mengikuti acara Muria Cultural Program ini. Sebab, acaranya unik, menarik, dan pesertanya banyak sari berbagai negara, sehingga semakin menambah relasi internasional,’’ paparnya dalam acara yang dibuka Rektor UMK Dr. Suparnyo SH. MS. itu.

Ungkapan senang bisa mengikuti kegiatan MCP yang diselenggarakan UMK, ini juga sisampaikan Yassir Ahmed, mahasiswa asal Sudan. "Ini pertama kali perjalanan saya ke Kudus. Ternyata Kudus kaya akan budaya dan orangnya juga ramah," tuturnya.

Sebagai pelengkap dari pelatihan gamelan itu, peserta MCP punmendapatkan pelatihan bahasa Jawa dialek Kudus yang disampaikan oleh Much Arsyad Fardani M.Pd. “Bahasa Jawa dalam beberapa variasi dikelompokkan menjadi tiga kelompok besar dialek, yaitu dialek bagian Barat, Tengah, dan Timur,” ujar Fardani.

Dalam proses pengenalan Bahasa Jawa itu, para peserta pun diajak aktif mengucapkan berbagai kata, seperti Ceblok, digudak, jengen, lamuk, odak ndan dehyang kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris agar para mahasiswa asing memahami maknanya.

Sementara itu, mahasiswa asing dalam MCP ini adalah para mahasiswa yang berasal dari Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Finlandia, Afghanistan, Tanzania, Sierra Leonean, Chili, Jordania, Sudan, Rwanda.

Sedang dari Indonesia, selain UMK sebagai tuan rumah, peserta berasal dari Undip, UGM, Unair, Unwahas Semarang, Unisnu Jepara, Stisip Amal Ilmiah Yapis Wamena Papua, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Darussalam Gontor, IKIP PGRI Pontianak, Universitas Tidar Magelang, Unissula, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Universitas Pembangunan Panca Budi Medan, dan Universitas Muhammadiyah Malang. (*)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...