Sabtu, 30 Mei 2020 09:42

Skandal Sexy Dancer di GJS, Warga Minta MUI Gresik Lebih Proaktif

Kamis, 27 Oktober 2016 13:53 WIB
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Skandal Sexy Dancer di GJS, Warga Minta MUI Gresik Lebih Proaktif
Aksi sexy dancer saat tampil di pelataran GJS. foto: istimewa

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kasus menghebohkan berupa tampilan sexy dancer, lady wash dan joget koplo yang digelar oleh komunitas YVCIG (Yamaha Vixion Club Indonesia Gresik) pada di pelataran stadion GJS (Gelora Joko Samudro) mulai mereda. Namun meredanya kasus yang mencoreng bumi wali ini justru membuat sejumlah kalangan khawatir.

Mereka khawatir dengan meredanya pemberitaan kasus tersebut malah membuat pengusutan kasusnya menjadi tak jelas. "Ini yang kami khawatirkan. Kalau masyarakat sudah melupakan, kasunya juga hilang begitu saja," kata Abdul Rahmat, warga Kecamatan Kebomas kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (27/10).

Menurut ia, kasus pergelaran sexy dancer, lady wash, joget koplo dan kawan-kawannya tersebut, sangat meresahkan warga masyarakat Kabupaten Gresik. Terlebih, mereka yang berada di kawasan Kecamatan Kebomas. Sebab, wilayah tersebut yang ketepatan pergelaran tersebut.

"Kasus ini jelas mencoreng wilayah Kebomas. Mereka heran mengapa bisa kecolongan," cetusnya.

Ia mengaku khawatir seiring dengan meredanya kasus tersebut, masyarakat akan lupa. "Karakter masyarakat kita kan seperti itu. Begitu kejadian der mereka rame-rame komen, rame-rame mencibir. Tapi, itu hanya berjalan sesaat. Setelah itu hilang," terangnya.

Nah, kondisi seperti inilah yang dikhawatirkan kasus sebesar itu akan hilang. "Kalau sudah hilang, kemudian akan muncul lagi kasus serupa. Lalu masyarakat geger lagi seperti kasus sandal baru-baru ini," jelasnya.

Karena itu, sebagai masyarakat awam, ia meminta MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Gresik lebih proaktif agar kasus-kasus tersebut tidak kembali terulang.

MUI Kabupaten Gresik sendiri menyikapi serius kasus tersebut melalui surat pernyataan MUI yang diketuai KH. M. Mansoer Shodiq dan Sekretaris Abdul Munif ada beberapa sikap. Di antaranya, meminta Bupati dan pihak Polres Gresik agar mengusut tuntas kasus tersebut, dan menindak siapapun yang terlibat. MUI meminta masyarakat tenang menyikapi kasus tersebut, dan pihak berwajib harus proaktif dan bertindak cepat dalam menuntaskan kasus tersebut.

Di sisi lain, anggota Komisi A DPRD Gresik, Abdul Qodir mengaku tidak akan menghentikan kasus tersebut. Pihak Komisi A, lanjut Qodir, akan terus lakukan rapat internal untuk mengawal kasus tersebut hingga tuntas. "Kami akan terus kawal," katanya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...