Ketua DPRD I Made Cahyana Negara saat terima petisi dari ketua IDI Banyuwangi, Dr. Yos Hermawan.
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara SE menyatakan kalau lembaganya akan melakukan upaya untuk memperhatikan anggaran kesehatan dalam APBD tahun 2017 mendatang. Bahkan, kata Made, kesehatan merupakan urusan wajib pemerintah. DPRD juga akan meneruskan petisi yang diterima dari Ketua IDI Banyuwangi, Dr Yos untuk diteruskan ke pusat.
Apalagi, kata Made, dalam UU No 36 tahun 2009 tentang kesehatan jelas mengamanatkan kepada Pemerintah Daerah, agar mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar 10 persen dari APBD di luar gaji. Justru itu, lanjut Made, pihaknya sangat memperhatikan aspirasi para dokter yang kemarin melakukan aksi damai di gedung DPRD Banyuwangi.
BACA JUGA:
- Turunkan Angka Kemiskinan di Kota Pudak, KWG-DPRD Gresik Studi Banding ke Banyuwangi
- Minta Ada Kelonggaran Swab dan Rapid Test, Aliansi Pengemudi Wadul ke DPRD Banyuwangi
- DPRD Banyuwangi Desak Eksekutif Segera Sampaikan Dokumen KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2021
- Gelar Hajatan Saat PPKM Darurat, Anggota DPRD Banyuwangi Didenda Rp 500 Ribu
“Yang jelas, untuk persoalan yang ada di pusat kita akan berusaha mengawal. Namun untuk isu kesehatan di daerah, kami akan berupaya melakukan perbaikan-perbaikan, karena ternyata masih ada persoalan kesehatan dasar yang belum dapat terpenuhi, seperti halnya kekosongan obat dan ternbatasnya alat kesehatan,” tandas Made kepada wartawan usai mendengarkan aspirasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banyuwangi.
Seperti diketahui, ratusan dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banyuwangi menggelar aksi damai di Gedung DPRD Kabupaten Banyuwangi, Senin (24/10/) lalu. Bahkan, penyampaian aspirasi yang dilakukan para dokter tersebut, merupakan bagian dari aksi serentak yang digelar secara Nasional, guna memperingati Hari Dokter Nasional ke-66 Tahun 2016.
Para dokter berangkat dari kantor eks Grapari Jalan Adi Sucipto menuju gedung DPRD yang tidak jauh dari kantor wakil rakyat tersebut.
Ketua IDI Banyuwangi, Dr. Yos Hermawan saat membacakan petisi mengatakan, tema Hari Dokter Nasional ke 66 adalah rekontruksi peran strategis dokter Indonesia dalam mewujudkan kedaulatan bangsa. Beberapa butir petisi IDI Banyuwangi yang disampaikan, diantaranya, reformasi sistem kesehatan dan sistem pendidikan kedokteran yang pro rakyat.






