Sabtu, 31 Juli 2021 02:49

Minim Penerangan, Taman Berkoh jadi Ajang Mesum Muda Mudi

Jumat, 21 Oktober 2016 14:23 WIB
Minim Penerangan, Taman Berkoh jadi Ajang Mesum Muda Mudi
ilustrasi

BANYUMAS, BANGSAONLINE.com - Taman kota mestinya dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi alternatif bagi masyarakat. Namun di Banyumas, fungsi taman berubah jika sudah malam hari.

Di bagian-bagian taman yang minim pencahayaan alias gelap, kerap dijadikan pasangan muda- mudi sebagai tempat mesum. Seperti di Taman Berkoh yang berada dekat rumah sakit Margono, jika sore dan malam hari, taman kota tersebut berubah menjadi tempat berduaan pasangan lawan jenis. Mereka asyik memadu kasih karena didukung situasi.

Berdasarkan pantauan BANGSAONLINE, Jumat (21/10), di bagian taman yang gelap terlihat beberapa pasangan muda mudi duduk di bangku taman bersandaran badan dan membelakangi.

“Memang Taman Berkoh ini kalau malam berubah fungsi jadi tempat mojok remaja. Berdua-duaan di tempat gelap. Apalagi yang mereka perbuat kalau enggak yang aneh-aneh,” ujar Lukman, warga Desa Karangkedaung kecamatan Sokaraja.

BACA JUGA : 

​Ketidakpuasan pada Cak Imin Meluas, Bakar Undangan Hingga Tuntut MLB

Taman Ajibarang Rampung, Pengelolaan Masih Dibahas

Arus Lalu Lintas di Jalur Baturraden Terpantau Lancar

Trotoar di Banyumas Dipakai untuk Parkir dan PKL

Menurut dia, hampir setiap harinya jika cuaca cerah pasangan muda-mudi ramai di taman itu, khususnya di bagian taman yang tidak ada lampu penerangan. “Saya kalau malam sering ke warkop di sini, jadi sengaja atau tidak ada saja yang saya lihat laki-laki dan perempuan masuk ke taman dan memilih duduk di tempat gelap. Buat apa coba?” katanya curiga.

Dia berharap Pemkab Banyumas melakukan langkah pencegahan atas maraknya tindakan asusila di taman-taman kota. Salah satunya memperbaiki fasilitas penerangan taman.

“Seperti lampu yang perlu ditambah agar taman jadi terang. Kalau terang, mereka enggan dan tidak punya tempat lagi buat maksiat,” katanya.

Salah seorang tukang parkir di sekitar taman tersebut, Jack, mengakui cukup banyak pasangan muda-mudi yang datang ke taman itu pada siang dan malam hari untuk pacaran. Ironisnya, jarang sekali petugas yang merazia tempat itu.

“Enggak pernah saya lihat ada petugas datang. Tapi memang banyak orang pacaran di taman ini kalau malam. Mungkin karena di dalam gelap, walaupun banyak nyamuk mereka enggak peduli,” ungkapnya. (bym1/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...