Sabtu, 21 September 2019 14:49

24 Kecamatan di Banyumas Rawan Angin Ribut

Selasa, 18 Oktober 2016 13:50 WIB
24 Kecamatan di Banyumas Rawan Angin Ribut
ilustrasi

BANYUMAS, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 24 kecamatan dari total 27 kecamatan di Kabupaten Banyumas rawan bencana angin ribut. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Erry Cahyono. Selain angin ribut, wilayah Banyumas juga rawan banjir, tanah longsor.

Terkait hal itu, warga diminta tetap waspada, terutama bagi yang berada di wilayah yang rawan bencana alam. Adapun kecamatan yang tergolong rawan terjadi angin ribut yaitu Kecamatan Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, Purwokerto Selatan, Karawanglewas, Kedungbanteng, Baturraden, Cilongok, Ajibarang, Pekuncen, Lumbir, Rawalo, Jatilawang, Patikraja, Banyumas, Kebasen, Somagede, Kemranjen, Sumpiuh, Tambak, Kalibagor, Sokaraja, Kembaran, dan Sumbang.

Adapun lokasi rawan angin ribut, tersebar di desa-desa yang masuk wilayah kecamatan tersebut. Meskipun angin ribut rawan terjadi di lokasi-lokasi tersebut, warga di lokasi lain juga harus tetap waspada, mengingat seluruh wilayah kecmatan di Banyumas, menyimpan potensi bencana.

Sekadar informasi, bencana angin ribut terjadi di Banyumas pada Jumat (14/10) pukul 17.00. Bencana itu menimpa dapur rumah milik Kirtem (70) di RT 02/06 Gerumbul Ciandong, Desa Sawangan Wetan, Kecamatan Patikraja. Rumahnya tertimpa pohon kedondong yang tumbang. Tumbangnya pohon tersebut, terjadi saat hujan lebat, disertai angin melanda wilayah tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Menurut Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggualangan Bencana daerah (BPBD) Banyumas, Prasetyo Budi Widodo, berdasarkan informasi yang diterima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak musim penghujan diperkirakan terjadi apda Januari-Februari mendatang.

“Terkait hal itu, (musim penghujan) kami sudah menyebar informasi, antara lain melalui forum camat, agar disebarluaskan kepada jajaran di bawahnya, selanjutnya kepada masyarakat, untuk terus waspada,” jelasnya. (bym1/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...