Senin, 10 Agustus 2020 06:07

24 Kecamatan di Banyumas Rawan Angin Ribut

Selasa, 18 Oktober 2016 13:50 WIB
24 Kecamatan di Banyumas Rawan Angin Ribut
ilustrasi

BANYUMAS, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 24 kecamatan dari total 27 kecamatan di Kabupaten Banyumas rawan bencana angin ribut. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Erry Cahyono. Selain angin ribut, wilayah Banyumas juga rawan banjir, tanah longsor.

Terkait hal itu, warga diminta tetap waspada, terutama bagi yang berada di wilayah yang rawan bencana alam. Adapun kecamatan yang tergolong rawan terjadi angin ribut yaitu Kecamatan Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, Purwokerto Selatan, Karawanglewas, Kedungbanteng, Baturraden, Cilongok, Ajibarang, Pekuncen, Lumbir, Rawalo, Jatilawang, Patikraja, Banyumas, Kebasen, Somagede, Kemranjen, Sumpiuh, Tambak, Kalibagor, Sokaraja, Kembaran, dan Sumbang.

Adapun lokasi rawan angin ribut, tersebar di desa-desa yang masuk wilayah kecamatan tersebut. Meskipun angin ribut rawan terjadi di lokasi-lokasi tersebut, warga di lokasi lain juga harus tetap waspada, mengingat seluruh wilayah kecmatan di Banyumas, menyimpan potensi bencana.

Sekadar informasi, bencana angin ribut terjadi di Banyumas pada Jumat (14/10) pukul 17.00. Bencana itu menimpa dapur rumah milik Kirtem (70) di RT 02/06 Gerumbul Ciandong, Desa Sawangan Wetan, Kecamatan Patikraja. Rumahnya tertimpa pohon kedondong yang tumbang. Tumbangnya pohon tersebut, terjadi saat hujan lebat, disertai angin melanda wilayah tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Menurut Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggualangan Bencana daerah (BPBD) Banyumas, Prasetyo Budi Widodo, berdasarkan informasi yang diterima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak musim penghujan diperkirakan terjadi apda Januari-Februari mendatang.

“Terkait hal itu, (musim penghujan) kami sudah menyebar informasi, antara lain melalui forum camat, agar disebarluaskan kepada jajaran di bawahnya, selanjutnya kepada masyarakat, untuk terus waspada,” jelasnya. (bym1/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...