Penandatanganan MoU antara Dirut PG, Nugroho Christijanto dan Ketua Umum Koperasi Kartika Tanjungpura Kolonel I Ketut Sumerta, disaksikan Dirut PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat dan Pangdam XII Tanjungpura Majyend TNI Andika Perkasa. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sebagai upaya meningkatkan potensi bisnis pupuk non subsidi jenis NPK di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng), PT Petrokimia Gresik (PG) menjalin kerjasama dengan Pusat Koperasi Jasa Kartika Tanjungpura untuk memperkuat pasar pupuk NPK Kebomas milik PG.
Kerjasama sinergis ini disepakati melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dirut PG Nugroho Christijanto dan Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjend TNI Andika Perkasa di Pontianak, Jumat (30/9).
BACA JUGA:
- Musim Tanam 2026: Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
Sebagai salah satu wilayah perkebunan sawit terluas di Indonesia, Kalbar dan Kalteng menjadi daerah potensial bagi PG dalam memasarkan pupuk non subsidi NPK Kebomas.
Kalbar dan Kalteng memiliki potensi areal tanam seluas 3.071.145 hektar (tanaman pangan 856.576 hektar, hortikultura 11.535 hektar, dan perkebunan rakyat 2.203.214 hektar).
Luasnya areal tanam ini tentunya membutuhkan banyak pasokan pupuk dan hal ini merupakan peluang yang sangat besar bagi PG untuk memasarkan pupuk NPK Kebomas.
Dirut PG Nugroho Christijanto menyatakan, bahwa pihaknya tengah melakukan penetrasi dan perluasan pasar di wilayah potensial seperti Kalimantan. Tujuannya adalah untuk mengenalkan, memperkuat, dan meningkatkan penjualan pupuk NPK Kebomas.
“Oleh karena itu, kami menjalin sinergi dengan Pusat Koperasi Jasa Kartika Tanjungpura. Kami percaya kerjasama ini dapat menjawab kebutuhan pupuk perkebunan kelapa sawit di Kalbar dan Kalteng, khususnya jenis pupuk NPK,” ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




