Smelter Batal di Gresik, Peluang Lowongan 10 Ribu Pekerja Gagal

Smelter Batal di Gresik, Peluang Lowongan 10 Ribu Pekerja Gagal Komisi VII DPR RI ketika bertemu Bupati Gresik Sambari HR, membahas Smelter. foto: syuhud/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Harapan Pemkab Gresik kalau keberadaan proyek Smelter milik PT. Freeport Indonesia yang direncanakan akan dibangun di bumi Gresik sehinnga bisa mencipatkan lapangan pekerjaan sedikitnya 10 ribu lowongan, tampaknya akan kandas.

Sebab, hingga saat ini manajemen PT. Freeport Indonesia belum memutuskan melanjutkan rencana pembangun pabrik tersebut.

Langkah ini diambil manajemen PT. Freeport Indonesia setelah pemerintah Indonesia hingga saat ini belum memutuskan memberikan perpanjangan izin operasional di Indonesia.

"Sejak pemerintah pusat belum memutuskan memberikan perpanjangan izin, sejak itu lah manajamen PT. Freeport juga belum memberikan kepastian melanjutkan pembangunan Smelter di Gresik atau tidak," kata Kepala Bidang Perizinan pada BPPM (Badan Perizinan dan Penanaman Modal) Pemkab Gresik, Farida Haznah Ma'ruf kepada BANGSAONLINE, kemarin.

Menurut dia, meski manajemen PT. Freeport Indonesia hingga saat ini belum memutuskan melanjutkan membangun Smelter di Gresik, namun perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan tambang emas di bumi Papua ini sudah pernah mengurus izin ke Provinsi Jawa Timur.

Bahkan, ada sejumlah izin yang telah dikeluarkan oleh Provinsi Jawa Timur. Izin dimaksud di antaranya, Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). "Kalau mengacu Amdal, Smelter dibangun di kawasan JIIPE (Java Integrated Industrial and Ports Estate) di wilayah Kecamatan Manyar," jelas Farida.

PT. Freeport Indonesia sendiri rencananya akan menggelontorkan dana investasi sebesar Rp 30 triliun lebih dalam pembangunan Smelter di Gresik .

Smelter tersebut kalau jadi berdiri dan beroperasi di Gresik diperkirakan bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 10 ribu orang. "Sehingga, hal itu diharapkan bisa mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Gresik," terangnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO