Rabu, 17 Juli 2019 14:33

Petugas Gabungan Operasi Yustisi di Jalan Pahlawan Sidoarjo, tak Bawa KTP Langsung Didenda

Kamis, 25 Agustus 2016 14:15 WIB
Wartawan: Catur A Erlambang
Petugas Gabungan Operasi Yustisi di Jalan Pahlawan Sidoarjo, tak Bawa KTP Langsung Didenda

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ratusan petugas gabungan dari Satpol PP Pemkab Sidoarjo, TNI, Polri, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) menggelar operasi Yustisi di Jalan Pahlawan Sidoarjo.

Setiap pengendara yang melintas diperiksa kartu identitasnya. Bagi yang tidak membawa KTP, langsung diminta menjalani sidang di tempat dan membayar denda maksimal Rp 50 ribu, minimal Rp 30 ribu.

"Operasi Yustisi digelar untuk memeriksa warga yang kedapatan tidak membawa kartu identitas. Selain itu, bagi warga yang diketahui memiliki KTP ganda, petugas akan langsung menarik salah satunya," kata Oscar Basong Kabid Penyuluhan dan Pengaduan Dispendukcapil Sidoarjo pada wartawan di lokasi razia KTP, Kamis (25/08)

"Ini pemeriksaan bagi mereka yang tidak membawa KTP atau mereka lupa membawa KTP. Dalam operasi ini mereka yang tidak membawa KTP langsung ditindak di tempat dengan membayar denda paling banyak Rp 50 ribu dan paling sedikit Rp 30 ribu," imbuhnya.

Oscar Basong menjelaskan, dari temuan yang ada, rata-rata warga mengaku lupa membawa KTP. Beberapa di antaranya juga banyak mengaku masih memproses KTP terbarunya. Namun, ketika ditanya bukti pengurusan KTP tersebut, warga yang bersangkutan tidak bisa menunjukkannya.

"Kalau alasannya masih dalam proses, mana surat keterangan KTP sementaranya? Harusnya punya," tandasnya.

Dijelaskan Oscar, setiap pengurusan KTP, warga akan mendapatkan surat keterangan pengganti KTP sementara yang dikeluarkan oleh Camat setempat. "Harus ada surat keterangan yang dikeluarkan Camat. Aturannya seperti itu," jelasnya.

Salah satu pengendara sepeda motor yang terjaring operasi yustisi Zaenal Abidin (60) warga Kelurahan Pagerwojo Buduran Sidoarjo, mengapresiasi razia ini sekaligus menyayangkannya.

"Dengan dilakukan razia seperti ini itu sangat bagus, namun sayang langsung terkena denda. KTP saya masih dalam proses, hanya diberikan tanda terima pengurusan KTP. Kebetulan tidak saya bawa," ujarnya pada wartawan.

Sementara itu di tempat yang sama Heri Sucahnyono Kabid Penegaakan UU Daerah Satpol PP Pemkap Sidoarjo mengatakan, operasi ini melibatkan 150 personil gabungan. "Petugas yang terlibat yakni dari Dinas Dispendukcapil, Satpol PP, Polisi, TNI, serta dari Kejaksaan dan Pengadilan karena yang tidak membawa KTP langsung di tindak di tempat," pungkasnya. (cat/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...