Petugas medis berusaha menyelamatkan salah satu korban ledakan bom yang terluka. Bom yang meledak di beberapa tempat di Thailand menewaskan 4 orang dan melukai puluhan korban.
PHUKET, BANGSAONLINE.com - Serangkaian serangan bom kembali menarget daerah tujuan wisata favorit Thailand, Jumat (12/8). Empat orang tewas dan sejumlah orang terluka.
Bom terjadi menjelang hari libur nasional dalam rangka merayakan ulang tahun Ratu Sirikit, istri dari Raja Bhumibol Adulyadej, seperti dilaporkan kantor berita Agence France-Presse.
BACA JUGA:
- Komentar Sejumlah Pemimpin Dunia Usai AS Bombardir Tiga Titik Pusat Nuklir Iran
- Pengemudi Mobil Bunyikan Klakson Ditembak, Terobos Lampu Merah Didenda Rp 12,7 Juta
- Destinasi Wisata Terpopuler di Jepang: Panduan Lengkap untuk Liburan Anda
- Perjanjian Internasional Akhiri Pencemaran Plastik Gagal, Negosiasi Akan Dilanjut Tahun Depan
Dua ledakan melanda di Phuket, kota wisata populer Thailand. Dua bom lain dilaporkan terjadi Provinsi Trang dan Provinsi Surat Thani, di masing-masing satu orang tewas.
Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha menyerukan masyarakat tetap tenang dan mengatakan dia tidak tahu siapa yang berada di balik serangan.
"Bom-bom ini adalah usaha untuk menciptakan kekacauan dan kebingungan," katanya kepada wartawan. "Kita tidak harus membuat orang panik lagi."
Media lokal Thailand melaporkan bahwa petugas penjinak bom juga sedang dikerahkan untuk memusnahkan bom lain di Pantai Loma yang terletak di dekat Patong.
Ledakan terbaru Jumat ini hanya berselang kurang dari 24 jam dari ledakan kembar di kawasan wisata Hua Hin, sehingga satu perempuan tewas dan 19 orang, termasuk tujuh turis asing, terluka akibat ledakan bom Kamis, (11/8/2016) malam.
Ledakan itu terjadi di area penuh bar di kawasan pantai yang ramai dikunjungi turis, seperti dilaporkan kantor berita Agence France Presse, Jumat (12/8/2016) pagi.
Warga yang panik akibat ledakan pertama dikejutkan oleh ledakan kedua, yang berselang 30 menit, dengan lokasi berbeda yang berjarak 50 meter dari titik ledakan pertama.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




