Polres Gresik Kesulitan Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Pasar Sembayat

Polres Gresik Kesulitan Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Pasar Sembayat Petugas Polres Gresik saat lakukan olah TKP usai perampokan, April lalu. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

Dugaan sementara, aksi pembobolan toko emas itu dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB. Sebab, jika malam hari pasar tersebut ramai dan dijaga petugas. Pelaku pembobolan diperkirakan lebih tiga orang.

Data dari olah TKP (tempat kejadian perkara) sementara, para pelaku masuk ke toko emas dengan cara merusak gembok pintu rolling door. Selanjutnya, para pelaku masuk ke toko dan membuka brankas yang berisi perhiasan dan uang Rp 80 juta.

“Kira-kira emas yang dibawa pelaku 3,5 kilogram nilainya sekitar Rp 1,65 miliar. Pelaku juga membawa uang tunai yang kami simpan di brankas Rp 80 juta,” ujar pemilik toko emas, H Khasin usai kejadian.

Perampokan tersebut membuat geger pengunjung pasar yang saat itu melihat kejadian tersebut. Sebab, toko yang masih dalam keadaan terkunci nampak tidak ada kejadian apapun. Namun barang yang ada di dalam toko ludes digondol kawanan perampok.

Aksi pembobolan itu baru diketahui Muhyiddin, (35) seorang pegawai Toko Emas tersebut setelah sekitar pukul 06.30 WIB saat hendak membuka toko.

Muhyiddin kaget lantaran gembok yang dipegang beda dengan gembok biasanya. Bahkan, saat dibuka ternyata kuncinya juga tidak bisa. “Karena tidak bisa dan gemboknya baru, maka Muhyiddin telepon saya. Saya datang ke toko dan saya minta untuk dibongkar,” ungkap H Khasin.

Saat masuk, ternyata di dalam toko acak-acakan. Brankas tidak lagi di tempatnya dan sudah terbuka. Betapa kagetnya Khasin, ternyata perhiasan dan uang tunai yang disimpan hilang. Selanjutnya, pihaknya meminta untuk laporan ke Mapolsek Manyar. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO