Korban Shobikhul Alim saat dimintai keterangan penyidik Polsek Dukun sebagai saksi pembunuhan Agen BRI Link di Desa Imaan, Minggu (24/3/2024) lalu. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Korban tewas yang jenazahnya di kebun jagung Desa Wotan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Selasa (26/3/2024) pagi, ternyata sempat dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus perampokan disertai pembunuhan di Kecamatan Dukun.
Korban diketahui bernama Shobikhul Alim (21), warga Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.
BACA JUGA:
- Ratusan Personel Polres Gresik Dikerahkan di Haul Habib Abu Bakar Assegaf ke-71
- Peluru Bersarang di Kaki Pelaku Curanmor 4 TKP Usai Melawan saat Dibekuk Anggota Polres Gresik
- Perlintasan KA Gresik-Babat Diperbaiki Lima Hari, KAI Daop 8 Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan
- Pimpin Upacara 1 Juni, Kapolres Gresik: Jangan Biarkan Pancasila Hanya Jadi Pajangan di Dinding
Informasi tersebut diungkapkan netizen di media sosial Grup Facebook Suara Rakyat Gresik (SRG). Dalam postingannya, korban Shobikhul Alim (21) pernnah dimintai keterangan oleh Polsek Dukun, Minggu (24/3/2024) lalu.
Korban dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan yang menewaskan Agen BRILink, Wardatun Thoyyibah (29), warga Desa Imaan.
"Orang ini saksi kunci, mestinya polisi memberikan perlindungan," tulis netizen.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Komang Andhika, mengakui pihaknya sempat meminta keterangan korban dalam kasus pembunuhan terhadap Wardatun Thoyyibah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




