Ratusan Guru PGRI Padati PN Sidoarjo, Tuntut Temannya Dibebaskan

Ratusan Guru PGRI Padati PN Sidoarjo, Tuntut Temannya Dibebaskan Terdakwa Muhammad Samhudi (tengah) diapit dan diajak foto oleh para guru PGRI Sidoarjo, saat hendak duduk di kursi pesakitan PN Sidoarjo untuk menjalani persidangan. foto: NANANG I/ BANGSAONLINE

Sidang dengan agenda tuntutan itu akhirnya ditunda oleh Ketua Majelis hakim PN Sidoarjo, Rini Sesulih SH, pekan depan. Alasannya, pihak Jaksa Penuntut Umum belum membuat tuntutan terhadap terdakwa.

"Kemarin, mendengarkan pengajuan dari penasehat hukum terdakwa, masih menunggu perundingan dengan kedua belah pihak (korban dan terdakwa) dan akan segera dikabarkan hasil perundingan itu," ujar JPU, Andrianis SH dengan didampingi seorang JPU Kusiyati SH.

Namun, sambung Andrianis, kabar hasil perundingan baru dikabarkan tadi pagi. "Sehingga, kami belum sempat membuat tuntutan," ungkapnya yang disambut sorakan "huu" dari para ratusan guru yang berada diruang sidang sambil berhimpitan itu.

Sementara, Kuasa Hukum terdakwa, Priyo SH, menyatakan bahwa hasil perundingan itu tidak membuahkan hasil.

Terpisah, Yuni Kurniawan, orang tua SS menyatakan pihaknya sudah menyerahkan sepenuhnya proses hukum itu. "Perkara ini, sepenuhnya kami serahkan ke proses hukum," ujar pria anggota intel Kodim 0817 Gresik berpangkat sersan kepala itu kepada BANGSAONLINE.com.

Perlu diketahui, JPU Kejari Sidoarjo mendakwa Muhammad Samhudi, telah melakukan tindak pidana pemukulan terhadap SS sebanyak 2 kali dan mencubit lengan SS. Akibatnya, korban mengalami luka memar di lengan sebelah kanannya.

Hal itu didasari hasil visum dari Puskesmas Balongbendo, yang ditangani Kepala Puskesmas dr Syafiratul Kutsiyah pada 8 Februari 2016. Luka itu akibat bersentuhan dengan benda tumpul. Oleh sebab itu, terdakwa didakwa pasal perlindungan anak yakni pasal 80 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (nni/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO